Biopori Jumbo River Park, Solusi Olah Sampah Organik Warga
BINTARO — Pengelolaan sampah organik di lingkungan permukiman kini bisa dilakukan secara komunal melalui Biopori Jumbo yang tersedia di kawasan River Park. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah sampah organik rumah tangga melalui proses penguraian secara alami.
Berbeda dengan biopori pada umumnya, Biopori Jumbo memiliki kapasitas lebih besar sehingga dapat dimanfaatkan bersama oleh warga. Sampah yang bisa dimasukkan antara lain sisa sayur dan buah, sisa nasi dan makanan, kulit telur, ampas kopi dan teh, serta daun dan rumput kering.
Namun, tidak semua jenis sampah dapat masuk ke dalam Biopori Jumbo. Sampah anorganik seperti plastik, styrofoam, kaleng, logam, dan kaca harus dipisahkan. Begitu pula popok, pembalut, tisu, tulang dan daging, serta minyak maupun makanan berminyak.
Dalam proses pengolahannya, warga memasukkan Sampah Organik Dapur (SOD) ke dalam Biopori Jumbo, kemudian menambahkan bahan coklat. Bahan tersebut dapat berupa daun kering, ranting kecil, serbuk gergaji, maupun material kering lainnya.

Foto : Alifah MG
Pemilahan antara sampah organik dan bahan pendukung tersebut menjadi bagian penting dalam proses penguraian. Dengan demikian, Biopori Jumbo tidak hanya berfungsi sebagai tempat menampung sampah, tetapi juga menjadi sarana pengolahan sampah organik di tingkat lingkungan.
Keberadaan fasilitas ini mendorong warga untuk memilah sampah sejak dari rumah sekaligus mengurangi sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan. Pengelolaan secara komunal juga membuat proses pengolahan sampah dapat dilakukan bersama dalam lingkungan permukiman.
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu





