Unma Banten Gelar Capacity Building Bareng Pemkab Pandeglang-Lebak
PANDEGLANG - Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten, tengah menggelar kegiatan Capacity Building (pengembangan atau peningkatan kapasitas) bagi para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, wawasan, serta kemampuan para Kades dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa.
Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengatakan, peningkatan kapasitas kepala desa sangat penting untuk mewujudkan pemimpin desa yang semakin cerdas (smart), visioner, dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.
Hal tersebut disampaikan Wabup Iing, saat membuka kegiatan Capacity Building yang berlangsung di Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten, Kamis (24/9).
Menurutnya, Kades memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola berbagai program pembangunan, termasuk pengelolaan Dana Desa (DD). Oleh karena itu, kapasitas dan pemahaman Kades perlu terus ditingkatkan agar anggaran desa dapat dikelola secara tepat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kapasitas Kepala Desa terus di-upgrade, karena Kepala Desa ini perannya sangat krusial dalam pengelolaan Dana Desa. Kepala Desa harus lebih smart lagi, dan bisa mengelola Dana Desa semata-mata untuk membangun desa,” harapannya.
Iing juga menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan yang visioner dan inovatif. Dia menegaskan, seorang Kades tidak hanya dituntut mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus memiliki gagasan dan terobosan dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Ia berharap kegiatan Capacity Building dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi para kepala desa sehingga mampu menyusun serta menjalankan program pembangunan yang lebih terarah.
“Kegiatan ini penting diadakan untuk menambah wawasan. Setelah ini diharapkan semakin visioner dalam membangun desa dan berfokus pada pembangunan infrastruktur di masing-masing desa,” pungkasnya.
Senada, Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah, mengatakan, bahwa pembangunan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu desa. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
“Indonesia maju jika desa maju. Membangun harus dari bawah, dari desa. Desa maju, kabupaten pun akan maju, maka provinsi itu akan maju. Salah satunya dengan membangun Koperasi Merah Putih yang harus dikelola dengan baik, dan disi dengan ekonomi lokal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di desa,” kata Wabup Amir.
Sementara, Rektor Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten, Prof. Dr. Adriansyah, mengatakan, bahwa sinergitas antara Unma Banten dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten terus dibangun, salah satunya melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Melalui kegiatan Capacity Building tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pembangunan desa yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu





