TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

BPJS Kesehatan Sidak RS Premier Bintaro, Cek Secara Acak Layanan Kesehatan

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB
PANTAU LAYANAN - BPJS Kesehatan tinjau langsung rumah sakit swasta di Tamgsel untuk melihat pelayanan pasien BPJS.
PANTAU LAYANAN - BPJS Kesehatan tinjau langsung rumah sakit swasta di Tamgsel untuk melihat pelayanan pasien BPJS.

PONDOK AREN-Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan melakulan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit (RS) Premier Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (29/9).

 

 Sidak yang turut diikuti jajaran BPJS Kesehatan Cabang Tangerang ini  untuk memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, setara, dan tidak diskriminatif.

 

 Jajaran BPJS Kesehatan melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan terhadap pasien peserta JKN di rumah sakit tersebut.

 

 Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Afif Johan mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan secara acak terhadap pelayanan yang diterima pasien.

 

 Pengecekan tersebut mencakup sejumlah layanan, mulai dari rawat jalan, rawat inap hingga pelayanan Hemodialisis (HD).

 

 Dari hasil pengecekan tersebut, Afif menyebut, tidak menemukan adanya perlakuan berbeda terhadap pasien peserta JKN. Menurutnya, pelayanan yang diberikan rumah sakit berjalan dengan baik.

 

 “Alhamdulillah, kami tidak menemukan adanya diskriminasi. Kami mengapresiasi RS Premier Bintaro yang telah memperlakukan peserta JKN secara setara dengan pasien umum lainnya. Layanan berjalan dengan baik dan ini patut menjadi percontohan bagi rumah sakit swasta lainnya,” jelas Afif.

 

 Selain mengevaluasi pelayanan secara langsung, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan juga mendorong penguatan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan JKN.

 

 Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah optimalisasi sistem digital serta integrasi data atau bridging antara sistem yang digunakan rumah sakit dengan BPJS Kesehatan.

 

 Afif mengatakan, integrasi tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai program JKN maupun layanan kesehatan yang tersedia.

 

 “Sehingga nantinya masyarakat juga bisa memanfaatkan teknologi dan digitalisasi untuk informasi-informasi tentang JKN maupun layanan yang ada di Premier Bintaro,” ujarnya.

 

 Menurut Afif, pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan kemudahan akses informasi, tetapi juga dapat mendukung pelayanan yang lebih efektif bagi peserta JKN.

 

 Ia berharap pola pelayanan yang diterapkan RS Premier Bintaro dapat menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan swasta lainnya dalam memberikan layanan kepada seluruh peserta JKN.

 

 “Layanan yang telah berjalan dengan baik di RS Premier Bintaro diharapkan dapat menjadi percontohan bagi rumah sakit swasta lainnya agar supaya memberikan layanan yang sama, setara bagi seluruh peserta JKN,” pungkasnya

 

 Sementara, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan JKN membutuhkan komitmen dan kerja sama antara pemerintah dengan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit swasta.

 

 Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan swasta memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan program JKN serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya.

 

 “Masyarakat peserta JKN, siapa pun itu, harus diterima dan dilayani dengan baik. Presiden berharap ada peningkatan layanan dari waktu ke waktu, antrean tidak boleh banyak, dan kerja sama antara pemerintah serta swasta terus ditingkatkan karena BPJS maupun pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Akmal.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit