TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dua Sekolah Rakyat di Banten Mulai Beroperasi, Andra Soni Sebut Pendidikan Jadi Solusi Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Reporter: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Rabu, 30 September 2026 | 20:53 WIB
Gubernur Banten, Andra Soni mengunjungi Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Rabu (30/9/2026).(Istimewa)
Gubernur Banten, Andra Soni mengunjungi Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Rabu (30/9/2026).(Istimewa)

LEBAK - Dua Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Banten yang berlokasi di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dan di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, mulai beroperasi. Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk memudahkan akses pendidikan masyarakat dengan tujuan akhir memutus mata rantai kemiskinan. Sebab, pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan perekonomian.

 

“Ada dua Sekolah Rakyat yang dibangun oleh pemerintah pusat oleh Bapak Presiden. Pertama adalah di Cadasari, kedua di Panggarangan,” ujar Andra Soni, saat meninjau Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Rabu (30/9/2026).

 

Dikatakannya, sejumlah Sekolah Rakyat rintisan juga sedang dipersiapkan dengan target satu setiap kabupaten/kota memiliki paling sedikit satu sekolah tersebut. “Dua lokasi ini merupakan Sekolah Rakyat yang sedang dibangun. Kemudian ada beberapa sekolah rintisan yang sedang berlangsung. Kemudian di setiap kabupaten/kota minimal ada satu Sekolah Rakyat,” katanya.

 

Andra menginformasikan, dalam waktu dekat Sekolah Rakyat di Kota Tangerang juga dipersiapkan untuk beroperasi. Setelah itu, pembangunan dan pengembangan program serupa akan dilanjutkan di wilayah Tangerang dan Kota Serang. Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memutus mata rantai kemiskinan, karena pendidikan menjadi instrumen penting. “Karena manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi keluarga. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden karena Sekolah Rakyat ini untuk keluarga dari desil 1 dan desil 2,” sambungnya.

 

Dirinya menjelaskan, program tersebut menyasar anak-anak dari keluarga yang berada dalam kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Melalui pendidikan yang diberikan, pemerintah berharap anak-anak tersebut memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memutus kemiskinan antargenerasi.

 

“Kami datang ke sini untuk mengunjungi dan melihat serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden atas program Sekolah Rakyat. Ini sangat membantu masyarakat kami karena bukan hanya anaknya yang disekolahkan, tetapi juga ekonomi keluarganya yang akan di-support,” timpalnya.

 

Andra menerangkan, pembangunan fasilitas sekolah tersebut masih dalam proses penyempurnaan dan sejumlah pekerja masih menyelesaikan beberapa bagian bangunan. Meski demikian, lanjutnya, sejumlah gedung yang telah rampung dibangun di atas lahan yang luas tersebut sudah mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

 

"Sekolah Rakyat di Panggarangan saat ini menampung sekitar 400 siswa. Ke depan, kapasitas sekolah tersebut akan ditingkatkan hingga mencapai 1.000 siswa. Semua murid yang mengikuti program tersebut merupakan anak-anak Banten yang berasal dari keluarga sasaran program. Semuanya anak-anak Banten,” katanya.

 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten, Lukman mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program Pemerintah Pusat untuk memberikan kemudahan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Para siswa itu, kata dia, akan tinggal dan belajar di sekolah dan mendapatkan pendidikan gratis. “Semuanya gratis, perlengkapan sekolah dan fasilitas semuanya gratis, termasuk untuk makannya. Intinya siswa tinggal fokus untuk belajar,” katanya.

 

Sementara, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat di wilayahnya. Bupati Dewi Setiani menegaskan, kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan akses pendidikan yang lebih baik.

 

“Kami siap mendukung program Asta Cita Pak Prabowo, melalui Kementerian Sosial  Bersama-sama membahagiakan wong cilik. Sekolah Rakyat hadir untuk wong cilik,” ujar Raden Dewi Setiani, saat menerima kunjungan Wamensos, Agus Jabo Priyono, di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pandeglang, Selasa (8/9/2026) lalu.

 

Dikatakan bupati, Pemkab Pandeglang, akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit