Fasilitas Mewah di Penjara Investigasi Imipas: Barang Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dibuang ke Bekas Kandang Sapi
JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengungkap sejumlah fakta baru terkait fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Temuan tersebut merupakan hasil investigasi internal Imipas setelah Ombudsman RI menemukan sejumlah fasilitas tidak semestinya di dalam lapas.
Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Komjen Pol Rudi Setiawan membeberkan hasil investigasi tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Salah satu fakta yang terungkap adalah sejumlah barang dari fasilitas mewah tersebut telah dipindahkan sebelum Menteri Imipas Agus Andrianto melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong pada 25 September 2026.
Berikut sejumlah temuan Imipas:
1. Ada 13 bangunan ilegal yang dibangun napi
Dari total 21 bangunan yang berada di kompleks Lapas Cibinong, hanya delapan bangunan yang tercatat secara resmi.
Sementara 13 bangunan lainnya tidak terdaftar. Bangunan tersebut disebut dibangun secara swadaya oleh warga binaan sejak 2023.
"Yang tidak terdaftar ada 13 bangunan. Di antaranya ditemukan oleh Ombudsman kemarin. Dua bangunan yang menghadap aliran sungai, yang paling belakang sebelah kanan, itu tidak terdaftar," kata Rudi.
Selain itu, terdapat delapan bangunan berpagar hitam dan tiga bangunan yang digunakan sebagai tempat istirahat petugas jaga.
Menurut Rudi, bangunan-bangunan tersebut awalnya dibangun warga binaan untuk digunakan sebagai rumah pegawai, tetapi belum dicatatkan secara resmi.
2. Miras disebut milik warga binaan Jimmy Masrin
Investigasi Imipas juga menemukan minuman keras yang berada di fasilitas mewah tersebut bukan milik Kasi Kamtib Adi Nugroho Wicaksono.
Rudi menyebut barang tersebut berdasarkan hasil penelusuran merupakan milik warga binaan bernama Jimmy Masrin.
"Yang terlihat di dalam kamera itu adalah Pak Jimmy Masrin. Jadi barang-barang yang di sana itu milik Pak Jimmy Masrin. Barang-barang mewah lainnya juga sama, diadakan oleh warga binaan," ujarnya.
3. Barang-barang mewah dipindahkan dan ditemukan di bekas kandang sapi
Salah satu temuan paling mengejutkan adalah adanya pemindahan barang dari fasilitas mewah sebelum kedatangan Menteri Imipas.
Rudi menyebut barang-barang tersebut dipindahkan pada malam 23 September 2026, dua hari sebelum Menteri Imipas datang ke Lapas Cibinong.
"Pada tanggal 23 malam, barang-barang itu dipindahkan. Sebagian berhasil kita temukan, sebagian lagi sudah dibawa keluar dan ditemukan di bekas kandang sapi," ungkapnya.
Barang-barang yang tidak tercatat sebagai aset negara kemudian dihancurkan agar tidak dapat digunakan kembali.
4. Guesthouse dibangun menggunakan dana warga binaan
Imipas juga menemukan sebuah guesthouse di dalam lingkungan Lapas Cibinong.
Menurut Rudi, bangunan tersebut sebelumnya merupakan kantor dan gudang yang digunakan untuk kegiatan asimilasi dan edukasi.
Namun, bangunan itu kemudian dialihfungsikan menjadi guesthouse. Pembangunannya disebut menggunakan sumber dana dari warga binaan dan digunakan untuk menerima kunjungan.
5. Tiga kontainer berisi barang yang disediakan warga binaan
Investigasi juga menemukan tiga kontainer yang seluruhnya tercatat sebagai barang milik negara.
Namun, menurut Rudi, sejumlah isi kontainer tersebut justru disediakan oleh warga binaan.
Salah satunya dikaitkan dengan warga binaan Indra Kesuma alias Indra Kenz.
"Kami sudah rekomendasikan kepada Dirjenpas untuk ditarik kembali," jelas Rudi.
6. Ditemukan fasilitas simulator golf
Tim investigasi juga menemukan jejak keberadaan simulator golf di Lapas Cibinong.
Namun, ketika Menteri Imipas melakukan kunjungan, fasilitas tersebut sudah tidak ada.
Rudi mengatakan berdasarkan keterangan pekerja, simulator golf itu belum sempat digunakan. Fasilitas tersebut juga disebut berasal dari sumber dana warga binaan.
"Kita menemukan bekas-bekasnya yang sudah dibersihkan. Ketika Pak Menteri datang, sudah tidak ada. Sumber dananya juga dari warga binaan," katanya.
7. Ada fitness center untuk warga binaan
Selain simulator golf, Imipas menemukan fasilitas fitness center atau pusat kebugaran.
Menurut Rudi, fasilitas tersebut juga berasal dari warga binaan dan digunakan oleh warga binaan.
"Ini sama, bersumber dari warga binaan dan digunakan oleh warga binaan," pungkasnya.
Nasional | 3 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu




