Lurah Pakulonan Tindaklanjuti Laporan Warga soal ODGJ yang Meresahkan
SERPONG UTARA – Pemerintah Kelurahan Pakulonan menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang diduga meresahkan lingkungan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Lurah Pakulonan Dwi Santoso mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya satu orang yang diduga mengalami gangguan jiwa dan keberadaannya dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kelurahan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk memastikan penanganannya. Selanjutnya, Dinsos Tangsel berkomunikasi dengan Dinsos dari wilayah asal orang yang diduga ODGJ tersebut.
“Ini giat karena ada laporan dari warga terkait adanya indikasi ODGJ yang meresahkan,” ujar Dwi, Selasa (6/10).
Menurutnya, pemantauan kondisi wilayah memang dilakukan secara rutin dengan melibatkan unsur tiga pilar kelurahan, RT, dan RW. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendeteksi sejak dini berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.
Dwi menegaskan, laporan dari RT maupun masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah warga. Pihak kelurahan ingin memastikan masyarakat merasa aman dan mendapatkan respons ketika menemukan persoalan di lingkungan.
“Tujuannya supaya masyarakat merasa kehadiran kita sebagai aparatur pemerintahan benar-benar bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap pihak terkait dapat melakukan investigasi dan langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, unsur kewilayahan memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan kondisi warga.
"Kami kewilayahan akan selalu menjadi ujung tombak untuk mensukseskan program-program Pemkot yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ke depan, Kelurahan Pakulonan akan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai hal yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga. Koordinasi dengan tiga pilar serta seluruh unsur masyarakat akan terus diperkuat.
“Kami akan selalu meningkatkan kewaspadaan dini terhadap hal-hal yang dapat membahayakan ketenteraman warga dengan selalu berkoordinasi bersama tiga pilar dan seluruh unsur lapisan masyarakat,” tandasnya.
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu




