Ratusan Perangkat Desa Kecamatan Bojong Jalani Tes Urine
PANDEGLANG - Ratusan Perangkat Desa (Prades) Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, tengah menjalani tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten. Pemeriksaan tes urine dilakukan oleh BNN Banten, di Aula Kecamatan Bojong, Rabu (7/10).
Pelaksanaan tes urine tersebut bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan tersebut untuk memastikan perangkat desa sebagai aparat pemerintahan memiliki integritas, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para perangkat desa dapat menjadi teladan di lingkungannya masing-masing, serta berperan aktif dalam mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat.
Camat Bojong, Furkon mengatakan, tes urine dilakukan kepada Kepala Desa (Kades) dan Prades dari 8 desa di Kecamatan Bojong.
“Masing-masing desa sebanyak 20 orang. Jadi total untuk jumlah peserta undangan sebanyak 160 orang Prades yang menjalani tes urine,” ungkap Furkon.
Sementara ini katanya, hasil dari tes urine belum diketahui. Karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari BNN Provinsi Banten.
“Pemeriksaan yang dilakukan hanya diambil air kencingnya aja. Jadi, langsung dibawa ke BNN Provinsi Banten,” katanya.
Katanya lagi, hasil dari tes urine sendiri menunggu dirilis oleh BNN Provinsi Banten. Jadi, hari ini hanya mengambil air kencing dari Kades beserta perangkat desa. “Semua air kencingnya di ambil. Jadi Bukan hanya sampel tapi semua,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan urine tersebut merupakan program dari BNN Provinsi Banten. Sementara, pihak kecamatan hanya menyediakan tempat saja.
“Kemarin itu kami dapat surat dari BNN, bahwa Pak Camat harus menginformasikan kepada kepala desa minimal 20 orang setiap desa dilaksanakan tes Narkoba,” katanya.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan dari BNN langsung datang, kecamatan hanya menyiapkan tempat saja,” sambungnya.
Camat Furkon menyambut baik, program tersebut karena sangatlah positif. Mudah-mudahan Kecamatan Bojong bisa bebas dari Narkoba dan sebagainya.
“Alhamdulilah pelaksanaan tes berjalan lancar. Yang tes kepala desa, perangkat desa, beserta Ketua RW dan Ketua RT juga harus diperiksa,” jelasnya.
Lebih lanjut Furkon mengungkapkan, dari undangan 160 peserta, sebanyak 5 orang berhalangan hadir, dikarenakan kondisi kesehatannya.
“Ada yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan di rumah. Jadi nanti setelah kesehatan pulih yang lima orang ini akan menjalani tes urin ke BNN Provinsi Banten,” tandasnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 20 jam yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu





