Meski Anggaran Terbatas, KONI Kota Serang Optimis Bisa Naik Peringkat di Ajang Porprov Banten 2026
Edi Irianto: Usung “Ora Wedi” untuk Hadapi Daerah Lain
SERANG - Meski menghadapi ketersediaan anggaran yang cukup terbatas, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang tidak gentar untuk bertarung dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–24 November 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bahkan KONI Kota Serang optimis bisa memperbaiki peringkat.
Ketua KONI Kota Serang, AKBP (Purn) Edi Irianto mengatakan, tahun ini pihaknya menerima hibah Rp1,5 miliar dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Anggaran tersebut tentunya bukan hanya untuk mengikuti Porprov Banten namun juga dipergunakan untuk operasional KONI Kota Serang.
“KONI Kota Serang ini mendapat anggarannya melalui Dispora. Kota Serang hanya dapat Rp1,5 miliar. Itu bukan untuk Porprov saja, tetapi untuk operasional KONI,” ungkap Edi Irianto, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Serang, Kamis (8/10/2026) sore.
Anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, anggaran tersebut juga digunakan untuk kebutuhan sekretariat, tenaga pendukung, keamanan, serta berbagai kegiatan organisasi sepanjang tahun.
Selain itu, KONI memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap puluhan cabang olahraga yang berada di bawah koordinasinya. Apalagi dalam Porprov Banten 2026, sekitar 800 atlet dari 60 cabang akan diikutsertakan untuk meraih prestasi di ajang empat tahunan tersebut. “Kalau dibandingkan dengan kota dan kabupaten lain, kita memang tertinggal dalam hal anggaran,” ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat KONI Kota Serang harus melakukan penyesuaian dan menentukan prioritas penggunaan anggaran agar pembinaan atlet tetap berjalan.
Usung Semangat “Ora Wedi” dan Siap Hadapi Daerah Lain
Menghadapi Porprov Banten 2026 dengan berbagai keterbatasan, pihaknya tetap optimis bisa menorehkan prestasi dengan memperbaiki peringkat dari sebelumnya pada posisi enam, tahun ini bisa lebih baik. Agar para atlet dan official semangat berjuang di Porprov Banten di Kota Tangsel, pihaknya menggelorakan slogan “Ora Wedi” yang memiliki arti “tidak takut”. “KONI Kota Serang punya semangat, kemudian kita punya doktrin, itu namanya bahasa Serang, Ora Wedi. Ora Wedi itu adalah kita berani,” tegasnya.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting bagi atlet Kota Serang untuk bersaing dengan kontingen daerah lain yang memiliki dukungan anggaran lebih besar. “Kita berani karena kita tanamkan kepada atlet, karena dukungan anggarannya minim sekali,” ujarnya.
Edi berharap semangat juang tersebut dapat menjadi kekuatan bagi seluruh kontingen Kota Serang untuk memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi.
Pelatkot Sudah Berjalan Tiga Bulan
Meskipun dukungan anggaran terbatas, Edi memastikan persiapan atlet tetap dilaksanakan melalui program Pemusatan Latihan Kota (Pelatkot). Ia menjelaskan, program Pelatkot telah berlangsung selama tiga bulan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan atlet menghadapi Porprov. “Kita sudah melaksanakan Pelatkot selama tiga bulan. Masing-masing cabang olahraga kita kasih anggaran rata-rata Rp2 juta,” jelasnya.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut memang belum ideal apabila dibandingkan dengan kebutuhan pembinaan dan latihan atlet secara menyeluruh. Namun, KONI Kota Serang tetap berupaya menjaga kesinambungan program latihan agar seluruh atlet dapat mempersiapkan diri secara maksimal.
Edi juga mengaku terus memberikan motivasi kepada para atlet dan pengurus cabang olahraga agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk menurunkan semangat bertanding.(*)
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu





