TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pantau Pembangunan Turap di Pondok Aren, Pilar Pastikan Penanganan Banjir Rampung Tahun Ini

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:23 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung pekerjaan pembangunan turap di tiga titik wilayah Pondok Aren, Rabu (8/10). (TangselPos/rachman)
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung pekerjaan pembangunan turap di tiga titik wilayah Pondok Aren, Rabu (8/10). (TangselPos/rachman)

PONDOK AREN – Upaya pengendalian banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berjalan. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung pekerjaan pembangunan turap di tiga titik wilayah Pondok Aren, Rabu (8/10).

 

Tiga lokasi yang ditinjau yakni kawasan Pasar Ceger, Taman Mangu Indah, dan Pondok Safari. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir berjalan sesuai perencanaan dan target penyelesaian.

 

Pilar mengatakan, pekerjaan di sejumlah titik tersebut merupakan bagian dari penanganan persoalan banjir yang sebelumnya telah diidentifikasi pemerintah. Salah satunya di kawasan Taman Mangu Indah yang berada di seberang Pasar Ceger.

 

Menurutnya, proses perencanaan telah dilakukan sejak 2025 dan mulai direalisasikan pada 2026. Pekerjaan meliputi pembangunan turap beton untuk menggantikan turap batu kali, pembangunan long storage, pemasangan pompa, hingga rekondisi jalan beton.

 

“Sejauh ini sesuai dengan perencanaan. Kondisi cuaca juga mendukung. Untuk yang di Pondok Safari ini sudah selesai 100 persen, tinggal Taman Mangu Indah mungkin sudah 90 persen,” ujar Pilar.

 

Pilar menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum akhir tahun. Bahkan, dia optimistis sebagian besar pekerjaan dapat diselesaikan pada November mendatang.

 

Foto : Rqchman/TangselPos

Untuk kawasan Pasar Ceger, pembangunan pengendalian banjir meliputi turap Kali Ciputat sepanjang 234 meter dengan tinggi 4,5 meter. Kemudian terdapat turap jalan sepanjang 130 meter dengan tinggi 1,2 meter.

 

Pemerintah juga membangun long storage dan memasang dua unit rumah pompa untuk membantu menangani aliran air di kawasan tersebut, termasuk lingkungan permukiman di belakang Pasar Ceger.

 

“Di tahun ini ada dua (pompa) di Pasar Ceger,” kata Pilar.

Sementara di Taman Mangu Indah, pembangunan turap dilakukan pada dua wilayah RW. Di RW 06, turap dibangun sepanjang 144 meter, sedangkan di RW 12 sepanjang 175 meter.

 

Untuk kawasan Pondok Safari, pembangunan turap pada segmen kali memiliki panjang 177,3 meter dengan tinggi 3,5 meter. Pekerjaan di lokasi tersebut telah dinyatakan rampung.

 

Di sisi lain, Pilar menyoroti masih adanya sampah yang terbawa aliran kali. Menurutnya, pembangunan turap perlu diikuti dengan pemeliharaan dan kebersihan aliran sungai agar fungsi pengendalian banjir dapat berjalan maksimal saat musim hujan.

 

“Saya harap kewilayahan, lurah, camat, sama-sama bisa menggerakkan warganya untuk membersihkan kali di lingkungannya. Supaya pada saat musim penghujan tidak tersendat,” katanya.

Foto : Rachman/TangselPos

 

Pilar menilai normalisasi dan pembersihan kali tetap penting meskipun kapasitas turap telah ditingkatkan. Dengan kondisi aliran yang bersih, air diharapkan dapat mengalir lebih lancar ketika curah hujan meningkat.

 

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Robbi Cahyadi mengatakan, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tersebut tersebar di tujuh kecamatan.

 

Pada 2026, terdapat sekitar 17 titik pekerjaan pengendalian banjir yang saat ini masih berjalan dengan target penyelesaian yang berbeda-beda. Titik pekerjaan paling banyak berada di wilayah Pondok Aren dan Pamulang.

 

“Kurang lebih 17 titik, 17 lokasi 2026. Itu tersebar di tujuh kecamatan,” kata Robbi.

 

Robbi menambahkan, secara umum pekerjaan yang menjadi program utama ditargetkan selesai pada November. Sementara terdapat pekerjaan tambahan yang masuk melalui APBD Perubahan sehingga memiliki waktu penyelesaian tersendiri.

 

“Kalau target kita sih November selesai lah semua. Kecuali yang ini, ini ada penambahan di APBD perubahan,” pungkasnya.

Epaper
Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit