TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Neo Mas Residence UTG Resort Diluncurkan, Tawarkan Hunian Modern Bernuansa Resort

Reporter: Ferdy Salim
Editor: Ari Supriadi
Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:44 WIB
Direktur Utama Bintang Indo Group, Thomas Septa (kanan), saat peluncuran Neo Mas Residence UTG Resort di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Minggu (18/10/2026). (tangselpos id/lim)
Direktur Utama Bintang Indo Group, Thomas Septa (kanan), saat peluncuran Neo Mas Residence UTG Resort di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Minggu (18/10/2026). (tangselpos id/lim)

BOGOR  - Bintang Indo Group meluncurkan Neo Mas Residence UTG Resort di Jalan Mutiara VIII, Curug, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Minggu (18/10/2026). Perumahan ini mengusung konsep hunian modern bernuansa resort dengan desain rumah yang memadukan material alami, pencahayaan, dan fasilitas penunjang aktivitas penghuni.

 

Direktur Utama Bintang Indo Group, Thomas Septa, mengatakan konsep resort menjadi keunggulan yang ditawarkan, mulai dari desain gerbang, penataan lingkungan, hingga detail bangunan rumah.

 

“Yang kami inginkan, konsumen atau warga yang nantinya tinggal merasa seperti tinggal di resort,” ujar Thomas saat peluncuran Neo Mas Residence UTG Resort.

 

Menurutnya, nuansa resort dihadirkan melalui penggunaan batu alam, pencahayaan lampu, serta desain interior yang memberikan kesan seperti vila. Selain tampilan bangunan, pengembang juga memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami untuk menunjang kenyamanan penghuni.

 

“Penataan dari rumah ini sudah kami desain agar sirkulasi udara dan cahayanya bagus. Jadi, siang hari tidak gelap dan sirkulasi udaranya juga lebih baik,” jelasnya.

 

Setiap unit juga dilengkapi kanopi depan dan belakang sehingga penghuni tidak perlu menambah fasilitas tersebut setelah rumah ditempati.

 

Dikembangkan di Lahan 3,1 Hektare

Neo Mas Residence UTG Resort dikembangkan di atas lahan seluas 3,1 hektare dengan rencana pembangunan 225 unit rumah yang dibagi menjadi tiga tahap.

 

Pada tahap pertama, pengembang menyiapkan 72 unit di Blok D. Thomas menyebut, dari 15 unit siap huni (ready stock) yang disiapkan, sembilan unit telah terjual dan enam unit masih tersedia saat wawancara berlangsung.

 

“Di sini 225 unit dengan 3,1 hektare. Kami membagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama di Blok D, sebanyak 72 unit,” ungkapnya.

 

Untuk melengkapi kawasan, pengembang merencanakan sejumlah fasilitas, di antaranya taman bermain, jogging track dengan pemandangan sungai (river view), serta area outdoor gym.

 

Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan ruang bagi penghuni beraktivitas di luar rumah sekaligus menikmati lingkungan perumahan.

 

Tawarkan Tiga Tipe Rumah, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Neo Mas Residence UTG Resort menawarkan tiga tipe rumah, yakni tipe 39, 43, dan 50. Pengembang juga berencana menghadirkan tipe 50 dengan konsep mezzanine sebagai alternatif desain hunian.

 

Untuk tipe 39, rumah memiliki dimensi 6 x 11 meter dengan luas tanah 66 meter persegi. Sementara itu, tipe 50 direncanakan memiliki dimensi 6 x 14 meter.

 

Thomas mengatakan, perumahan ini menyasar konsumen dengan kisaran anggaran Rp400 juta hingga Rp600 juta.

 

“Memang yang kami tuju adalah konsumen yang relatif di angka Rp400 juta sampai Rp600 juta,” katanya.

 

Khusus saat peluncuran pada 18 Oktober 2026, pengembang menawarkan harga promo Rp425 juta untuk unit tertentu di Blok D. Setelah periode promo, harga unit yang sama direncanakan menjadi Rp499 juta.

 

Konsumen yang memesan rumah selama acara peluncuran juga berkesempatan mendapatkan hadiah televisi 50 inci. Hadiah tersebut akan diserahkan saat proses akad sesuai ketentuan promo.

 

Perhatikan Desain dan Legalitas Rumah

Thomas menjelaskan, pengembang memberikan perhatian pada detail desain, termasuk penggunaan batu alam pada fasad, pencahayaan, serta pemilihan material interior.

 

“Walaupun rumah ini satu tipe yang relatif lebih kecil, saya memberikan sentuhan batu kali, batu candi, batu Bali di depan, dan lampu sorot supaya seakan-akan mereka merasa tinggal di vila,” tuturnya.

 

Selain desain, pengembang juga menyoroti aspek legalitas sebagai pertimbangan calon pembeli. Thomas menyatakan, sertifikat tanah di Neo Mas Residence UTG Resort telah berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) dan dipecah untuk masing-masing bidang rumah.

 

“Jadi, bagi pembeli tidak usah khawatir karena legalitasnya sudah. Sertifikatnya juga sudah dipecah masing-masing,” katanya.

 

Ia menambahkan, dokumen perencanaan dan perizinan proyek telah dipersiapkan, termasuk site plan dan dokumen perizinan bangunan.

 

Bintang Indo Group Kembangkan Properti Sejak 2013

Thomas mengatakan, Bintang Indo Group mulai mengembangkan proyek properti sejak 2013. Selain Neo Mas Residence UTG Resort, perusahaan tersebut mengembangkan The Terra Cotta Garden di Gunungpati dan The Terra Cotta Premier di Pamulang.

 

Ke depan, perusahaan berharap pembangunan Neo Mas Residence UTG Resort dapat berlanjut hingga tahap ketiga. Pengembang juga membuka peluang memperluas kawasan apabila tersedia lahan tambahan di sekitar lokasi.

 

“Harapan kami, kalau tahap satu sudah sold out, bisa lanjut ke tahap dua dan tahap terakhir, yaitu tahap tiga. Kami juga memiliki harapan untuk mengembangkan lahan di sekitar sini jika ada kesempatan,” ujar Thomas.

 

Melalui konsep hunian modern bernuansa resort, Neo Mas Residence UTG Resort menawarkan pilihan rumah dengan harga mulai Rp400 jutaan, desain yang memperhatikan detail, serta rencana fasilitas penunjang aktivitas luar ruang di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit