PSG Bikin Barcelona Tak Berkutik, Menang 4-2
PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan Liga Champions. Meski mendapat perlawanan sengit dan dua kali kehilangan keunggulan, Les Parisiens akhirnya melumat Barcelona 4-2 dalam lanjutan fase liga di Parc des Princes.
Barcelona sempat memberi harapan lewat dua gol balasan. Namun, PSG tampil lebih tajam pada menit-menit penentuan dan membuat Blaugrana pulang tanpa poin.
Pelatih Barcelona Hansi Flick pun mengakui keunggulan lawannya. “PSG telah menunjukkan bahwa mereka lebih baik daripada kami,” ujarnya.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. PSG membuka keunggulan melalui Desire Doue pada menit ke-38. Barcelona baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55 lewat Xavi Espart.
Lucas Hernandez kembali membawa PSG unggul pada menit ke-72. Namun, Lamine Yamal membuat skor kembali imbang 2-2 pada menit ke-79. Saat Barcelona berpeluang mencuri poin, PSG justru meningkatkan tekanan.
Vitinha memecah kebuntuan dengan gol pada menit ke-81, sebelum Fabián Ruiz memastikan kemenangan tuan rumah lima menit kemudian. Dua gol cepat itu menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang mulai kehilangan kendali permainan.
Flick menilai timnya kesulitan menghadapi kecepatan serangan PSG, terutama ketika memasuki fase akhir pertandingan.
“Mereka memiliki kualitas yang sangat tinggi dalam transisi. Selain itu, dalam 10 menit terakhir kami tidak lagi segar secara fisik, meskipun itu bukan alasan,” kata Flick.
Di kubu PSG, pelatih Luis Enrique puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menilai kedua tim menyuguhkan pertandingan menarik dengan pendekatan menyerang.
“Kedua tim memainkan sepak bola yang hebat, dengan pendekatan menyerang,” ujar Enrique.
Meski demikian, Enrique mengakui Barcelona sempat menguasai permainan pada awal babak kedua. PSG harus melewati tekanan sebelum kembali menemukan celah untuk melancarkan serangan berbahaya.
Kemenangan ini menegaskan efektivitas PSG dalam memanfaatkan momen krusial. Barcelona mampu mengimbangi permainan tuan rumah selama sebagian besar pertandingan, tetapi gagal menjaga konsentrasi ketika laga memasuki fase penentuan.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri start sempurna Barcelona pada musim 2026/2027. Sebaliknya, PSG semakin percaya diri melanjutkan kiprahnya di kompetisi elite Eropa.
Tambahan tiga poin membuat PSG mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan fase liga Liga Champions. Barcelona tertahan dengan enam poin.
Pendidikan | 2 hari yang lalu
TangselCity | 22 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Otomotif | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu




