TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo

Gerindra Sudah Kantongi Cawapres, Prabowo Belum Tentu Pilih Imin

Oleh: SAR/AY
Rabu, 06 Juli 2022 | 12:41 WIB
Ketum Gerindra dan Ketum PKB. (Ist)
Ketum Gerindra dan Ketum PKB. (Ist)

JAKARTA - Partai Gerindra memastikan sudah mengantongi kandidat cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto. Siapa namanya? Masih dirahasiakan. Yang pasti, Prabowo belum tentu memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Imin, yang saat ini terus berusaha mepet.

Adanya kandidat cawapres untuk Prabowo ini disampaikan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Wakil Ketua DPR itu bilang, pengumuman pendamping Prabowo di Pilpres 2024 akan menunggu Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra, yang akan digelar akhir Juli nanti.

"Walaupun nama (Cawapres) sudah di kantong," ungkap Dasco, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

Di Rapimnas nanti, lanjutnya, akan ditegaskan bahwa Prabowo adalah satu-satunya capres dari Gerindra.

"Mekanisme di Partai Gerindra, untuk forum memunculkan nama capres itu harus dilakukan di forum setingkat Munas, yaitu di Rapimnas," ucapnya.

Di Rapimnas itu, kata Dasco, Prabowo akan ditanyakan kesediaannya maju sebagai capres. Sementara, nasib cawapres dan lainnya baru akan dibahas melalui forum lain setelah Rapimnas.

"Saat Rapimnas nanti hanya akan diumumkan soal capres saja," tegas Dasco

Meski Gerindra belum menyebut nama, PKB terlihat begitu semangat mengampanyekan duet Prabowo-Imin. Tak cuma dari panggung-panggung konser maupun shalawat, tapi juga stiker Prabowo-Imin mulai ditebar hingga ke angkot-angkot.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid blak-blakan mengatakan bahwa mesin partai langsung bekerja usai bosnya ketemu Prabowo, di Kertanegara, Sabtu (18/6) lalu. Selain pertemuan dan kampanye, foto-foto Prabowo-Imin juga sudah mulai disebar. Meskipun Prabowo dan Imin belum resmi deklarasi.

“Semua foto-foto sudah dipasang. Teman-teman sudah bergerak," kata Jazil.

Imin juga semakin rajin turun ke akar rumput. Dalam sehari, bahkan ia bisa melahap beberapa agenda pertemuan.

Hal berbeda ditunjukkan Prabowo. Dia lebih banyak disibukkan dengan berbagai kegiatannya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Baik di dalam maupun luar negeri.

Dalam satu kesempatan usai memberikan kuliah umum di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, Minggu (3/6), Prabowo juga tak antusias ketika diajak bicara soal Pilpres.

"Pilpres (2024) masih lama kan," katanya, singkat saat ditanya wartawan, sambil bergegas masuk ke dalam mobil dinasnya.

Tapi, sejumlah elite kedua parpol kerap bertemu setelah Imin dan Prabowo berjumpa di Kertanegara. Terakhir, mereka ketemuan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (30/6) malam.

Meskipun tak dihadiri Prabowo dan Imin, pertemuan petinggi kedua parpol ini tetap berlangsung hangat dan gembira. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bilang, pertemuan semacam ini memang sengaja digelar untuk saling mengakrabkan diri.

"Kelanjutan untuk mengakrabkan Partai Gerindra dan PKB di tingkat provinsi dan di tingkat DPD. Kami menyebutnya DPD, PKB menyebutnya DPW," kata Muzani, saat itu.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menduga, belum dibukanya nama cawapres oleh Gerindra mengindikasikan bahwa partai berkepala burung Garuda itu masih membuka peluang dengan partai lain. Artinya, belum bisa dipastikan maunya Prabowo dengan siapa.

“Gerindra memang bisa dekat dengan PKB, tapi belum tentu dengan Cak Imin," kata Adi Prayitno, tadi malam.

Untuk PKB, Adi melihat, akan terus ngotot mendorong Imin menjadi cawapresnya Prabowo. Sebab, PKB tidak akan berkoalisi dengan Gerindra dengan tangan kosong.

“Bagi PKB, siapa pun yang mau berkoalisi kan harus menyertakan Cak Imin," pungkasnya. (rm.id)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo