TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2022 Berlangsung Meriah, Erick Puji Kota Solo

Oleh: HES/AY
Minggu, 31 Juli 2022 | 07:44 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir pada acara pembukaan ASEAN Para Games 2022 di Solo. (Ist)
Menteri BUMN Erick Thohir pada acara pembukaan ASEAN Para Games 2022 di Solo. (Ist)

SOLO - Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Solo, pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2022.

Ajang ini diikuti 11 negara Asia Tenggara yakni Laos, Myanmar, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Kamboja, Timor Leste, Brunei Darussalam dan tuan rumah Indonesia.

Erick Thohir yang juga pernah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Ajang Multi Event Asian Games 2018 mengatakan, di saat beberapa negara tidak menyanggupi, Indonesia mengajukan diri. Dan Kota Solo menyanggupi sebagai tuan rumah.

Menurutnya, ini tidak hanya sebuah kepercayaan internasional bagi Indonesia, tetapi wujud komitmen besar dari Indonesia.

“Luar biasa, dengan waktu demikian terbatas, Solo dengan dukungan semua pihak, bisa mewujudkannya. Upacara pembukaan tadi pun demikian indah, dan menangkap betul makna penting dari ajang ini," papar Erick dalam keterangannya, Sabtu (30/7).

"Kami di pemerintah pusat, khususnya Kementerian BUMN bersama BUMN, juga mendukung agar acara ini berjalan sukses, sesuai dengan yang direncanakan. Ini semua demi kesetaraan dan memberi kesempatan atlet-atlet disabilitas terbaik ASEAN, untuk berkompetisi menuju Paralimpiade Paris,” imbuhnya.

Erick meyakini, dengan menjadi tuan rumah para atlet disabilitas, Solo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu model kota yang ramah difabel di Indonesia.

"Solo sudah menjadi pusat pelatihan nasional atlet-atlet disabilitas, sukses menggelar acara yang sama di tahun 2011, dan memiliki berbagai  fasilitas dan sarana umum yang ramah disabilitas. Mulai dari stadion olahraga hingga bus dan pasar,: papar Erick.

Menurutnya, penyelenggaraan ASEAN Para Games tahun ini, akan semakin mendorong penambahan fasilitas dan sarana umum lain yang ramah terhadap saudara-saudara disabilitas.

"Sehingga, legacy Solo tidak hanya budaya dan tradisinya, tetapi juga komitmen kepada disabilitas," tegas Erick.

Erick optimistis, ajang ASEAN Para Games akan mengangkat ekonomi Kota Solo.

"Setiap ajang olahraga, pastinya akan membantu mengangkat perekonomian kota yang menjadi tempat event itu digelar. Tidak hanya sektor pariwisatanya. Yang saya dengar, penerbangan dan akomodasinya juga diserbu pengunjung. Begitu juga aneka kuliner tradisional, hasil kerajinan yang banyak dikelola UMKM. Semua akan terkena efek positif ajang ini," beber Erick.

Pertandingan ASEAN Para Games 2022 berlangsung di empat kota: Solo, Karanganyar, Sukoharjo, dan Semarang.

Indonesia selaku tuan rumah, menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak di ajang ASEAN.

Sembilan negara lainnya juga mengirimkan atlet terbaiknya, dengan jumlah yang beragam. Mulai dari Vietnam (119 atlet), Kamboja (112 atlet), Filipina  (144 atlet), Malaysia (70 atlet), Myanmar (69 atlet), Singapura (37 atlet), Laos (37 atlet), Timor Leste (15 atlet), dan Brunei Darussalam dengan kontingen paling sedikit, yakni hanya mengirimkan 13 atlet. (rm.id)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo