TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Kick-off Bulan Imunisasi Mulai Bergulir, Ratusan Ribu Anak di Tangsel Jadi Targetnya

Oleh: MG-1/RMN
Senin, 01 Agustus 2022 | 13:52 WIB
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat membuka Kick-off BIAN Tahap II di Pamulang. (Ist)
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat membuka Kick-off BIAN Tahap II di Pamulang. (Ist)

PAMULANG, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui program yang telah disiapkan secara nasional, berupaya meningkatkan jumlah imunisasi dengan harapan mencegah penyakit, khususnya campak rubella dan polio. 

Upaya ini diwujudkan melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahap II yang mulai digulirkan pada hari ini, Senin (1/8/2022). 

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, kegiatan ini memiliki dua kegiatan inti. Pertama, yaitu imunisasi campak rubella dan kedua, imunisasi kejar OPV IPV DTHBPH

“Ada dua kegiatan yang akan dilaksanakan, yaitu pemberian imunisasi tambahan campak rubella bagi anak usia 5 sampai 59 bulan dan imunisasi kejar OPV IPV DTHBPHIB bagi anak 12 sampai dengan 59 bulan, " ucap Benyamin dalam acara Kick-off BIAN yang berlangsung di Posyandu Dewi Sintha, Pamulang, Tangsel. 

Dalam kegiatannya ini, Pemerintah Kota Tangsel menargetkan sebanyak 100 ribu lebih anak-anak untuk menjadi penerima program BIAN. 

“Yang berusia 5 sampai 59 bulan itu targetnya 95 persen itu 40 ribuan lebih, yang 12 - 59 bulan itu targetnya 80 persen itu 100 ribu lebih,” paparnya. 

Benyamin menerangkan, program BIAN ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia bebas dari campak rubela dan penyakit polio.

“Ini upaya meningkatkan cakupan imunisasi, dengan harapan jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah, dan kejadian campak rubela dapat jauh menurun. Eliminasi target campak rubela pada 2023, dan Indonesia bebas polio tahun 2026 dapat dicapai,” kata Benyamin. 

Masyarakat dapat menerima imunisasi ini di berbagai fasilitas kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, Puskesmas, rumah sakit, serta pos imunisasi tambahan. Hal ini dilakukan untuk mempercepat target pencapaian BIAN.

“Pelayanannya di semua fasilitas kesehatan masyarakat seperti posyandu, kapan mereka ada jadwal penimbangan di situ akan ada pelayanan imunisasi, ini untuk mempercepat pencapaian, kenapa demikian karena dua tahun kemaren kita kan covid jadi anak-anak tidak diimunisasi, nah ini dilakukan percepatan akselerasi,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo