TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Marshanda, Dipaksa Masuk Rumah Sakit Jiwa

Oleh: MER/AY
Sabtu, 06 Agustus 2022 | 11:42 WIB
Marshanda. (Ist)
Marshanda. (Ist)

JAKARTA - Marshanda akhirnya buka suara soal kabar dirinya hilang saat healing di Los Angeles, Amerika Serikat. Pemeran Bidadari ini mengaku mengalami sejumlah masalah akibat ulah sahabatnya, Sheila, membuat laporan dirinya hilang.

Kabar hilangnya Marshanda heboh usai Sheila Salsabila, selebgram dan sang sahabat, mengunggah status meminta bantuan Presiden Jokowi hingga Presiden Joe Biden.

“Gue main ke pantai, tinggalin semua hp gue. Gue nggak mau ada yang tahu gue di mana, gue pengin me time (healing), main ombak,” curhat Marshanda mengawali kronologi.

“Dan di situ Sheila itu telepon gue sampai tujuh kali. Dia panic attack karena nggak bisa hubungi gue dan dia telpon ke 911,” sambung janda 1 anak ini.

Setelah puas main di pantai Venice, Marshanda pun kembali ke penginapan. Namun, ia kaget karena ada mobil ambulans dan tim darurat dari 911.

“Yang telepon Sheila atau David, mereka suami istri,” ceplos pengidap bipolar disorder ini.

Marshanda kemudian dimintai keterangan hingga dipaksa masuk RSJ (Rumah Sakit Jiwa). “Mereka tahan gue dari tanggal 27 Juni sampai 11 Juli, di mana semua orang nggak bisa ngakses gue. Even nyokap sama adik gue aja ngontak cuma dua kali,” tutur pelantun Astaghfirullah ini.

Setelah kejadian itu, Marshanda tidak mendapatkan permintaan maaf dari Sheila maupun suaminya yang membuat berita heboh hingga waktu healing-nya terganggu karena masuk RSJ.

“Dan Sheila ama David nggak say sorry. Terus gue ditagih 20 dolar AS sama rumah sakit itu. Terus gue bilang ini bukan tanggung jawab gue. Dan Sheila ama David nggak mau bertanggung jawab juga dengan itu, intinya itu yang terjadi,” tandas sang pesinetron.

“Jadi semua rencana sampai ada 3 webinar semua di-cancel karena berada di rumah sakit jiwa tanpa gue mau,” imbuh Marshanda.

Selama 15 hari di RSJ, Marshanda diperlakukan tidak selayaknya manusia yang punya hak.

“Gue selama di mental health facility, orang di penjara di-treat lebih baik dari pada orang di rumah sakit jiwa. Orang di penjara masih dianggap waras, orang di rumah sakit jiwa dianggap nggak waras,” ungkap mantan istri Ben Kasyafani ini.

Ingin cepat keluar, Marshanda akhirnya berpikir untuk mengikuti semua aturan. Di sana, ia banyak mengenal teman baru. (rm.id)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo