TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Indeks

Dewan Pers SinPo
Sungai Cipayaeun Meluap

26 Rumah Di Tigaraksa Terendam Banjir

Oleh: BNN
Kamis, 08 September 2022 | 10:41 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang sedang memantau rumah warga yang terendam banjir. (Ist)
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang sedang memantau rumah warga yang terendam banjir. (Ist)

TANGERANG—Sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) dan 26 rumah di Kampung Cogreg, RT3/RW 3, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa terisolir, akibat banjir setelah meluapnya Sungai Cipayaeun.

Ketua RW 03 Kampung Cogreg, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa  Nuranwar mengatakan, banjir yang mengepung 34 KK tersebut disebabkan meluapnya Sungai Cipayaeun, yang merupakan jalur sungai dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Total ada 26 rumah dengan 34 KK. Saat ini terisolir akibat banjir dari luapan sungai,” kata Ketua RW 03, Nuranwar kepada Satelit News (Tangsel Pos Group) saat ditemui dirumahnya, Rabu (7/9).

Nuranwar mengatakan, hingga saat ini, dari puluhan KK di kampung itu kesulitan dalam beraktivitas, karena kondisi jalan yang masih terendam banjir setinggi 80 sampai 120 centimeter. Kendati demikian, pihak aparat desa setempat  menyediakan satu unit perahu karet guna membantu kegiatan masyarakat sekitar.

“Sekarang sudah ada bantuan satu unit perahu karet, ini digunakan untuk aktivitas mengantar jemput warga. Ditambah ada bantuan mesin pompa sedot dari MMS,” katanya.

Menurut Nuranwar, selain banjir kiriman dari Bogor, air yang menggenang pemukiman masyarakat juga disebabkan tingginya intensitas curah hujan.

“Ini akibat luapan Sungai Cipayaeun, akibat kiriman dari Bogor. Ditambah lagi sekarang intensitas hujan tinggi, jadi aliran sungai itu cepat meluap,” ungkapnya.

Nuranwar mengaku, bila kawasan permukiman warga di Kampung Cogreg ini setiap tahunnya sudah menjadi langganan banjir. “Udah langganan, setiap musim hujan pasti banjir,” ucapnya.

Nuranwar menambahkan, dengan kondisi saat ini, sebanyak 26 rumah yang terdiri dari 34 KK tersebut belum ada yang mengungsi. Kata dia, mereka sementara masih bertahan dikediamannya masing-masing.

“Tidak ada. Warga masih bertahan di rumah masing-masing. Tapi kalau kondisi airnya meningkat, pastinya nanti warga pada ngungsi,” kata dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir menambahkan, selain Kampung Cogreg, banjir juga melanda beberapa daerah lainnya, seperti Seglog, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa dan juga di Kawasan Oleg, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.

“Kami sudah menerjunkan petugas dan alat bantu. Apabila diperlukan evakuasi untuk masyarakat yang berada di lokasi banjir,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo