TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Warga Pondok Sentul Ciater Mengadukan Jalan Rusak & Banjir Ke Dewan

Reporter: Idral Mahdi
Editor: Redaksi
Rabu, 06 Mei 2026 | 07:30 WIB
Ilustrasi Gambar yang dibuat oleh AI
Ilustrasi Gambar yang dibuat oleh AI

SETU-Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Julham Firdaus menerima kunjungan warga Kampung Sentul, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong di Gedung DPRD Kota Tangsel, Selasa (5/5). Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi lingkungan mereka.

 

 Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan sejumlah persoalan yang hingga kini belum terealisasi, khususnya terkait perbaikan saluran air dan kondisi jalan yang masih rusak.

 

 Julham mengatakan, kedatangan warga tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan mereka yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. “Warga dari Pondok Sentul Ciater menyampaikan aspirasi tentang usulan-usulan yang belum terealisasi, terutama penanganan saluran dan jalan yang masih rusak,” ujar Julham.

 

 Ia menegaskan, bahwa dirinya langsung merespons aspirasi tersebut dengan mendorong warga untuk mengikuti mekanisme yang berlaku agar usulan dapat segera diproses.

 

 “Saya respon, saya arahkan untuk mengikuti alur mekanisme. Proposalnya segera dibuat, diukur, dicek dulu secara lapangan, termasuk koneksinya harus jelas,” katanya.

 

 Selain itu, persoalan banjir juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Julham mengungkapkan bahwa ada beberapa titik di wilayah Pondok Sentul Ciater yang kerap mengalami genangan air.

 

 Menurutnya, kondisi tersebut perlu penanganan serius karena berkaitan dengan sistem drainase yang belum optimal. “Ada beberapa titik banjir di Pondok Sentul Ciater ini yang menjadi konsen saya. Nanti akan saya fasilitasi koordinasi langsung dengan pihak terkait, yaitu UPT dan Dinas PU,” ungkapnya.

 

 Ia menjelaskan, bahwa status jalan di wilayah tersebut merupakan kewenangan kota, sehingga penanganannya harus melibatkan instansi terkait secara menyeluruh.

 

 “Karena ini status jalannya SK kota dan lingkungannya saling terkoneksi, jadi aspirasi terkait saluran dan pembuangan air ini memang harus ditangani secara terpadu,” jelasnya.

 

 Julham juga menyoroti masih banyaknya genangan air yang terjadi akibat sistem pembuangan yang belum berjalan dengan baik.

 

 Ia memastikan, bahwa langkah awal sudah dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. “Saya sudah koordinasi dan tim sudah diterjunkan ke lapangan untuk mengukur elevasi, pembuangan, koneksi, dan lain-lain,” katanya.

 

 Menurutnya, langkah tersebut penting agar pembangunan yang dilakukan nantinya benar-benar tepat sasaran dan mampu menjadi solusi jangka panjang. “Harapannya pembangunan saluran dan jalan ini benar-benar menyelesaikan masalah, bukan hanya sementara, tapi menjadi solusi,” tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit