Wisatawan Asal Jakarta Timur Hilang Diseret Ombak Di Lebak
Dua Hari Dilakukan Pencarian, Korban Belum Ditemukan
LEBAK - Salah seorang wisatawan, Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT/RW 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, hilang terseret ombak di perairan Pantai Goa Langir Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/1).
Sejak hilang pada pukul 05.30 WIB, hingga saat ini hari kedua (Minggu, 18/1), dilakukan pencarian oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Banten, korban belum juga ditemukan.
Pengelola Pantai Goa Langir Sawarna, Bubun mengungkapkan, kejadian yang menimpa wisatawan asal Jakarta Timur yang hilang terseret ombak itu, saat berenang dengan teman-temannya di pantai tersebut.
“Berenangnya itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban dengan teman-temannya sedang berenang, namun terseret ombak. Kalau dua orang temannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, namun korban terbawa arus hingga belum ditemukan,” kata Bubun, Minggu (18/1).
Kasubsi Siaga dan Operasi pada Basarnas Banten, Rizky Dwianto membenarkan, kejadian tersebut. Pihaknya menerima informasi kejadian laka laut itu sekitar pukul 08.30 WIB.
“Ya benar, warga Jakarta Timur bernama Salman Abdul Latif hilang di perairan laut Sawarna kemarin (Sabtu) sekitar pukul 05.30 WIB. Kami mendapatkan informasi dari pengelola pantai sekitar pukul 08.30 WIB,” katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.48 WIB Tim Rescue Unit Siaga (SAR) Lebak diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian.
“Kami langsung ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR dengan menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian,” katanya.
Hingga hari kedua pelaksanaan operasi SAR ungkapnya, korban masih dalam status pencarian. “Memasuki pelaksanaan operasi SAR hari kedua, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIB, dengan membagi area operasi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU),” jelasnya.
Dia menjelaskan, SRU 1 melaksanakan pencarian sejauh 4 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP), sementara SRU 2 melakukan penyisiran sejauh 4 kilometer ke arah timur dari LKP.
“Selain pencarian laut dan pantai, SRU 3 melakukan pemantauan udara menggunakan drone untuk memperluas jangkauan pencarian,” katanya lagi.
Namun hingga saat ini, pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan tersebut masih nihil atau belum membuahkan hasil menemukan korban.
“Kami belum menemukan korban. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel, serta menyesuaikan kondisi cuaca dan karakteristik perairan di sekitar Pantai Goa Langir Sawarna,” pungkasnya.
Basarnas Banten mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah pantai. “Kami imbau harus waspada, terutama pada kondisi ombak dan arus laut yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tandasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 17 jam yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


