Warga Serbu Bazar Ramadan di Pondok Aren, Berburu Sembako dengan Harga Jauh Lebih Murah
PONDOK AREN — Hujan yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan antusias warga untuk mendatangi Bazar Ramadan di Kecamatan Pondok Aren, Kamis (5/3). Warga tetap memadati lokasi bazar bahkan rela mengantre di bawah guyuran hujan demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Sejak pagi, antrean panjang terlihat di sejumlah stan penjualan. Warga berburu berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, beras hingga sayuran yang dijual dengan harga promo.
Salah satu produk yang paling diburu yakni minyak goreng kemasan dua liter yang dijual hanya Rp25 ribu. Padahal di pasaran, harga normalnya bisa mencapai sekitar Rp38-41 ribu. Selain itu, telur juga menjadi incaran warga dengan harga Rp20 ribu untuk 15 butir.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, bazar Ramadan tersebut digelar serentak di tujuh kecamatan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
“Sekarang kita sedang menyelenggarakan bazar serentak di tujuh kecamatan. Yang dijual kebutuhan pokok seperti minyak, telur, beras, sayuran dan lainnya. Untuk menghadapi Lebaran kebutuhan masyarakat pasti meningkat,” ujar Benyamin usai menyapa warga di bazar tersebut.
Menurutnya, harga yang dijual dalam bazar tersebut memang diminta berada di bawah harga pasar agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Harganya sekitar 20 persen di bawah harga pasar. Jadi memang banyak sekali peminatnya,” katanya.

Benyamin menambahkan, bazar tersebut melibatkan berbagai pihak mulai dari perusahaan, BUMN hingga organisasi masyarakat.
“Alhamdulillah dari Sinar Mas ada, dari BJB ada, dari Baznas ada, dari PKK juga ada. Semua komponen masyarakat bergabung di sini,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan minimum menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
“Ini juga bagian dari upaya mencegah kenaikan harga dan mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Bachtiar Priyambodo menambahkan, bazar Ramadan tersebut diikuti sekitar 60 mitra yang terdiri dari OPD, pelaku usaha, BUMN hingga UMKM.
“Total ada sekitar 60 mitra yang ikut. Kalau di Pondok Aren ini paling banyak, ada sekitar 46 tenan,” jelas Bachtiar.
Secara keseluruhan, kata dia, terdapat sekitar 11 ribu paket bahan pokok yang disediakan dalam bazar Ramadan di tujuh kecamatan tersebut.
“Yang paling banyak diburu memang minyak goreng dan telur, karena itu kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Pondok Aren, Hendra mengungkapkan, meski hujan turun sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, antusias masyarakat tetap tinggi.
“Walaupun hujan, masyarakat tetap antusias luar biasa. Kita sudah sosialisasi melalui RT, RW dan para lurah sehingga informasinya sampai ke masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, warga yang datang tidak hanya dari sekitar lokasi bazar, tetapi juga dari berbagai kelurahan di wilayah Pondok Aren.
“Ini banyak juga yang dari Jurang Mangu Timur. Jadi bukan hanya warga sekitar sini saja, tapi hampir dari seluruh Pondok Aren hadir,” katanya.
Salah satu warga, Nuraini mengaku sengaja datang sejak pagi untuk membeli minyak goreng murah di bazar tersebut.
“Minyak dua liter cuma boleh satu. Harganya Rp25 ribu. Kalau harga normal bisa sampai Rp40 ribu,” ujarnya.
Ia mengaku terbantu dengan adanya bazar Ramadan tersebut meski harus mengantre cukup lama.
“Ya jelas sangat terbantu. Harganya murah-murah. Tapi ya memang, antreannya panjang,” katanya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



