Camat Klaim Banjir Di Wilayah Setu Relatif Tertangani
SETU-Camat Setu, Erwin Gemala mengklaim permasalahan banjir di wilayah Kecamatan Setu relatif sudah tertangani pada 2026. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Babakan, Selasa (20/1).
Erwin mengakui, masih terdapat sejumlah usulan penanganan banjir dari setiap kelurahan. Namun secara umum, kondisi banjir di Kecamatan Setu dinilai jauh lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau untuk penanganan banjir, Alhamdulillah ya, untuk Kecamatan Setu tahun ini relatif sudah tertangani,” ujar Erwin.
Ia mencontohkan, pembangunan dan pelebaran saluran air di Perumahan Serpong Citra Prima 2, Kelurahan Keranggan. Sebelum dilakukan pembangunan, kawasan tersebut kerap mengalami luapan air saat hujan deras.
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 kemarin pelebaran saluran air sudah selesai dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel. Sampai hari ini, meskipun curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, tidak ada laporan banjir lagi,” jelasnya.
Selain persoalan banjir, Erwin juga menyampaikan, bahwa Musrenbang 2026 banyak diisi usulan terkait pengelolaan sampah, khususnya pengembangan bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Saat ini, kata Erwin, jumlah bank sampah yang telah terbentuk di Kecamatan Setu sebanyak 50 unit yang tersebar di enam kelurahan. Sementara, TPS3R berjumlah tujuh unit yang berada di empat kelurahan, yakni Kelurahan Kademangan, Setu, Bakti Jaya, dan Babakan.
“Berdasarkan surat edaran Wali Kota Tangerang Selatan, idealnya setiap RW memiliki satu bank sampah. Di Kecamatan Setu ada 88 RW, artinya kita masih kekurangan sekitar 38 bank sampah,” ungkapnya.
Kekurangan tersebut, lanjut Erwin, diharapkan dapat dipenuhi melalui usulan dalam pagu Musrenbang maupun pemanfaatan Dana Kelurahan (Dankel).
“Pada penggunaan Dana Kelurahan sebelumnya, kami fokus pada pembuatan 1.074 lubang biopori di setiap kelurahan sebagai upaya pengendalian lingkungan,” pungkasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 19 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu


