Bangunan Kantor Pelatihan di Pondok Ranji Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
CIPUTAT TIMUR – Sebuah bangunan kantor pelatihan sekuriti di Jalan Beruang Raya, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, dilalap si jago merah pada Minggu (8/3) dini hari.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri yang akrab disapa Adam mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran sekitar pukul 03.10 WIB.
“Petugas menerima laporan pada pukul 03.10 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian. Tim tiba di tempat kejadian kebakaran sekitar pukul 03.58 WIB,” ujar Adam.
Ia menjelaskan, objek yang terbakar merupakan bangunan kantor pelatihan security. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 30 persen bagian bangunan terdampak kebakaran.
“Bangunan yang terbakar merupakan kantor pelatihan security dengan estimasi kerusakan sekitar 30 persen,” jelasnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk sementara diduga akibat hubungan arus pendek listrik,” katanya.
Adam menuturkan, dalam proses pemadaman pihaknya mengerahkan lima unit armada dari beberapa pos pemadam kebakaran.
“Unit yang kami kerahkan terdiri dari Pos Rajawali satu unit, Pos Kaswari dua unit, dan Pos Merak dua unit,” terangnya.
Proses pemadaman dilakukan menggunakan sistem statis dan berhasil dikendalikan hingga dinyatakan selesai pada pukul 04.46 WIB.
“Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 04.46 WIB dan kondisi saat ini sudah hijau serta kondusif,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk taksiran kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
“Korban nihil dan untuk kerugian masih belum bisa ditaksir,” pungkasnya.
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Internasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu



