Puluhan Kendaraan Dinas Siap Dilelang, Pemkot Tangsel Bersiap Tahun Ini
CIPUTAT – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan puluhan kendaraan dinas siap dilelang pada tahun ini. Lelang tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi pengelolaan aset daerah sekaligus penertiban kendaraan operasional yang usianya sudah tidak produktif lagi.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel, Indri Sari Yuniandri, mengatakan saat ini terdapat 30 unit kendaraan dinas yang sudah dipastikan siap dilelang. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses inventarisasi aset kendaraan masih terus berlangsung.
“Yang sudah siap dilelang tahun ini ada 30 kendaraan. Tapi inventarisasi masih berjalan, jadi jumlahnya masih bisa bertambah,” ujar Indri saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, kendaraan yang akan dilelang merupakan aset daerah dengan usia di atas tujuh tahun dan telah memenuhi ketentuan untuk dilepas. Seluruh kendaraan tersebut merupakan kendaraan roda empat yang sebelumnya digunakan sebagai kendaraan operasional dinas.
Sebelum dilelang, setiap kendaraan harus melalui tahapan penilaian untuk menentukan nilai wajarnya. Dari total tersebut, 25 unit kendaraan akan menjalani proses penilaian pada tahun ini, ditambah lima unit kendaraan yang penilaiannya telah rampung pada akhir tahun lalu.
“Setelah dinilai oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), baru kemudian kita proses lelangnya secara administrasi,” jelasnya.
Saat ini, BKAD Tangsel masih mengajukan proses penilaian kendaraan. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pelaksanaan lelang diperkirakan akan dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri.
“Untuk kendaraan, prosesnya relatif lebih cepat dibandingkan aset lain seperti bangunan. Secara administrasi kemungkinan lelang bisa dilakukan setelah Lebaran,” katanya.
Sebagai gambaran, lelang kendaraan dinas yang digelar Pemkot Tangsel sepanjang tahun 2025 tercatat cukup signifikan. Selama tahun lalu, lelang dilaksanakan sebanyak enam kali, dengan total 106 unit kendaraan roda empat dilepas ke publik.
“Kendaraan yang dilelang rata-rata tahun produksinya antara 2009 hingga 2014,” ungkap Indri.
Dari hasil lelang tersebut, Pemkot Tangsel berhasil mencatatkan pemasukan ke kas daerah sebesar sekitar Rp4,97 miliar. Seluruh hasil lelang masuk sebagai pendapatan daerah dan digunakan untuk mendukung pembiayaan pembangunan.
Indri menegaskan, untuk lelang tahun ini, nilai pemasukan daerah masih bersifat estimasi karena sangat bergantung pada harga laku di lapangan.
“Nilai yang kita masukkan itu masih perkiraan. Nilai riilnya nanti sesuai hasil lelang. Bisa saja harga laku lebih tinggi dari nilai penilaian,” pungkasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu


