Dewan Desak Ketegasan Aparat Terhadap Pelaku Pelecehan
SETU-Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi tegas terhadap terduga pelaku pelecehan seksual yang terjadi di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Serpong.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tangsel, Zulfa Sungki Setiawati menegaskan, bahwa kekerasan seksual di lingkungan sekolah merupakan kejahatan serius yang sama sekali tidak dapat ditoleransi. Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak, bukan justru tempat terjadinya tindakan kekerasan.
“Kekerasan seksual di lingkungan sekolah merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun dan harus ditindak tegas,” ujar Zulfa.
Zulfa meminta aparat penegak hukum untuk memproses kasus tersebut secara profesional dan transparan. Ia menekankan, apabila terduga pelaku terbukti bersalah, maka harus dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menegaskan, bahwa apabila terduga pelaku merupakan aparatur sipil negara (ASN), maka sanksi administratif berupa pencabutan status kepegawaiannya wajib dilakukan. “Pelaku kekerasan seksual harus dihukum seberat-beratnya. Jika pelaku adalah PNS, maka tidak ada alasan untuk mempertahankan statusnya. Pencabutan status PNS wajib dilakukan,” tegasnya.
Selain penindakan terhadap pelaku, Fraksi Gerindra juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban. Zulfa meminta Pemkot Tangsel untuk menjadikan pemulihan korban sebagai prioritas utama, termasuk melalui pendampingan hukum, pemulihan psikologis, serta rehabilitasi sosial.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar korban dapat pulih dari trauma dan kembali menjalani aktivitas secara normal.
Dia juga mendorong Pemkot Tangsel untuk melakukan observasi dan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada korban lain yang terlewat dalam kasus tersebut.
“Pemkot Tangsel harus melakukan perlindungan dan rehabilitasi serta observasi dan pemeriksaan secara komprehensif agar seluruh korban teridentifikasi dan mendapatkan perlindungan serta penanganan yang layak,” ungkapnya.
Sebagai langkah pencegahan, Zulfa meminta Pemkot Tangsel memperketat pengawasan di seluruh satuan pendidikan. Ia juga menekankan, pentingnya penguatan sistem pencegahan serta penyediaan mekanisme pengaduan yang aman dan mudah diakses oleh siswa maupun orang tua.
“Pemkot harus memperketat pengawasan di sekolah-sekolah dan memastikan kejadian ini tidak terulang. Pencegahan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” pungkasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu


