Wajah Baru Taman Ciputat Timur, Dilengkapi Jogging Track Hingga Lapangan Bola dan Basket
CIPUTAT TIMUR – Taman Ciputat Timur di wilayah Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini menampilkan wajah baru sebagai ruang terbuka publik. Sejumlah fasilitas utama telah terbangun dan mulai dapat dimanfaatkan masyarakat, meski penyempurnaan kawasan masih terus dilakukan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan taman terlihat dilengkapi jogging track berwarna biru yang mengelilingi area utama, lapangan sepak bola, lapangan basket 3 on 3, taman bermain anak, serta fasilitas outdoor gym. Di beberapa titik juga tersedia tribun, bangku taman, dan pagar pembatas.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan kawasan tersebut secara konsep dinamai Taman Ciputat Timur, bukan alun-alun.
“Saya kasih nama taman ya, Taman Ciputat Timur, karena kalau alun-alun mungkin lebih mini ya gitu ya,” ujar Pilar, Rabu (21/1).
Menurut Pilar, pembangunan fisik taman secara umum sudah sesuai konsep yang direncanakan. Namun, ia menegaskan masih ada bagian yang perlu disempurnakan, khususnya pada penataan rumput.
“Pembangunannya sudah selesai ya, saya lihat nanti kita lihat masa retensinya apakah ada perbaikan atau enggak, nanti masih ditanggung jawab penyedia ya. Tapi saya lihat overall udah oke, tinggal nanti rumputnya aja, kita rumputnya nanti dipercantik lah ya gitu ya,” katanya.
Ia menjelaskan, pekerjaan rumput memang tidak termasuk dalam paket pembangunan utama dan akan dikerjakan secara terpisah.
“Finishing ya secepatnya. Tapi kalau yang ini kan harusnya udah 100%. Tapi memang kemarin pekerjaan rumput tidak termasuk dalam pekerjaan itu ya, nanti kita terpisah rumputnya khususlah yang bagus gitu ya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pilar menyampaikan taman ini dirancang sebagai ruang publik yang inklusif.
“Jadi mudah-mudahan itu jadi ruang inklusif bukan hanya untuk masyarakat di lingkungan perumahan itu saja, tapi dari luar juga untuk sama-sama bisa menikmati,” ucapnya.
Terkait pengelolaan ke depan, Pilar menekankan pentingnya menjaga fungsi taman sejak awal.
“Ya, jangan ada pedagang kaki lima ya dari awal dijaga fasilitasnya. Yang kedua, tempat sampah pasang supaya bisa jaga kebersihan, lalu nanti terkait pengelolaannya nanti kecamatan konsultasi apakah dengan DLH perawatannya, apakah kecamatan nanti kita lihat asetnya itu siapa yang akan menjadi penanggung jawab,” pungkasnya.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


