Berikan Dukungan Moril, Bupati Dewi Setiani Jenguk Siswa SMAN 6 Pandeglang
Kondisi Sembilan Korban Mulai Membaik
PANDEGLANG - Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menjenguk siswa SMAN 6 Pandeglang yang menjadi korban tertimpa tiang besi yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang, Senin (26/1/2026) sore. Sebelum mengunjungi RSUD Berkah, Bupati Dewi terlebih dahulu mendatangi SMAN 6 Pandeglang untuk melihat langsung lokasi kejadian. Menurutnya, insiden Sabtu lalu merupakan sebuah musibah tanpa unsur kesengajaan dari pihak manapun yang harus menjadi pelajaran bersama.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar selalu berhati-hati, karena musibah bisa datang kapan saja dan tidak ada yang tahu. Semoga para korban diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Bupati Dewi Setiani.
Saat di RSUD Berkah, Bupati Dewi langsung melihat kondisi dua siswi yang masih mendapatkan penanganan intensif dari tim medis. “Semoga lekas sembuh, terus berdoa agar bisa segera pulih dan beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ucapnya memberi semangat kepada para korban.
Bupati Dewi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran RSUD Berkah yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada para korban. “Semoga pelayanan kesehatan di RSUD Berkah terus meningkat, sehingga pasien merasa nyaman dan dapat segera sembuh,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Direktur RSUD Berkah Pandeglang dr. Firmansyah menjelaskan, bahwa seluruh korban yang dibawa ke rumah sakit telah ditangani dengan baik dan kondisinya terus dipantau oleh tim medis. “Dua pasien yang masih dirawat mengalami luka di bagian kepala dan sudah dilakukan CT Scan. Alhamdulillah hasilnya aman dan tidak ada yang membahayakan,” jelas dr. Firman.
Dua siswa yang masih menjalani perawatan tersebut masing-masing bernama Siti Juleha Kelas XII-8 dan Intan Agustiani, siswi kelas XII-7. “Juleha sebenarnya sudah sempat pulang kemarin, namun karena masih merasakan mual, yang bersangkutan kembali dirawat. Secara keseluruhan kondisi pasien dipastikan aman,” pungkasnya.
Sekolah Tanggung Biaya Pengobatan Siswa
Wakil Kepala SMAN 6 Pandeglang, Dian Rudian Arief menyampaikan, jumlah korban sebanyak sembilan orang. Kata dia, perbedaan jumlah korban dari enam siswa menjadi sembilan siswa karena sesaat setelah kejadian tidak seluruh korban dirujuk ke RSUD Berkah.
“Kita perlu sampaikan jika siswa yang menjadi korban itu berjumlah sembilan orang dari data sebelumnya enam orang. Alhamdulillah kondisi korban berangsur membaik, tujuh korban sudah diperbolehkan pulang dan sisa dua siswa masih dilakukan perawatan di RSUD Berkah,” ujar Dian.
Selain itu pihaknya juga sudah menjenguk seluruh korban dan menyampaikan permohonan maaf serta menyatakan tanggung jawab atas semua biaya pengobatan bersama pihak vendor. Bahkan rencananya besok akan dilaksanakan trauma healing bagi siswa Kelas XII di sekolah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan psikis siswa. “Tadi siang kita sudah mengunjungi seluruh siswa untuk menyampaikan permohonan maaf dan juga memantau perkembangan atau kondisi para siswa. Kami harap para siswa bisa segera pulih dan bersekolah seperti hari-hari biasa,” harapnya.(*)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


