Aneka Hiasan Imlek Semarakkan Glodok, Warga Berburu Ornamen Merah
JAKARTA – Nuansa merah khas perayaan Tahun Baru Imlek semakin terasa di kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat. Sejak akhir pekan, deretan lapak musiman dipadati pengunjung yang mencari berbagai ornamen untuk mempercantik rumah sekaligus menyambut datangnya tahun baru China.
Beragam hiasan dijajakan pedagang, mulai dari boneka kucing pembawa keberuntungan, lampion merah, bunga dekoratif, hingga gantungan aksesori dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, menyesuaikan jenis serta ukuran barang.
Salah satu pedagang, Nia (28), mengaku menjual gantungan hias dengan harga paling terjangkau Rp5.000, sementara ukuran yang lebih besar bisa mencapai Rp80.000. Untuk boneka kucing hoki, ia mematok harga Rp50.000 untuk ukuran kecil dan Rp100.000 untuk ukuran yang lebih besar.
“Ada juga yang warna emas, ukuran kecil Rp30.000, kalau besar bisa Rp300.000,” ujarnya sambil menunjukkan dagangannya.
Lampion menjadi salah satu produk yang harganya relatif lebih tinggi. Nia menyebut lampion standar dijual mulai Rp80.000 hingga Rp400.000, sedangkan lampion gantung berukuran besar bisa mencapai Rp500.000.
Selain itu, angpau serta aksesori seperti bando merah juga laris diburu pembeli karena harganya ramah di kantong. Angpau dibanderol antara Rp5.000 hingga Rp35.000, sementara bando dijual mulai Rp25.000 hingga Rp30.000.
Di lapak lain, Eli (30) menawarkan rangkaian bunga hias khas Imlek. Untuk ukuran kecil, harganya mulai Rp350.000, sedangkan rangkaian bunga setinggi dua meter bisa menembus Rp1,3 juta. Ia juga menjual lampion berukuran besar dengan harga Rp1 juta.
Pedagang lainnya, Rian (37), menyediakan paket angpau Rp10.000 untuk tiga lembar serta bunga hias Rp120.000 per dua batang.
Glodok Pancoran Chinatown memang sudah lama dikenal sebagai pusat perdagangan perlengkapan bernuansa Tionghoa, terutama menjelang Imlek. Selain ornamen dan perlengkapan sembahyang, kawasan ini juga menawarkan beragam kuliner khas yang menarik pengunjung dari berbagai kalangan.
Untuk mengakomodasi lonjakan pembeli, jam operasional pedagang pun diperpanjang. Sebagian membuka lapak sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, sementara ada pula yang berjualan selama 24 jam penuh menjelang hari raya.
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 8 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 8 jam yang lalu
Olahraga | 17 jam yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu


