TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Pohon Kelapa Tinggi 60 Meter Hancurkan Rumah Warga

Tumbang Tiba-tiba Saat Pada Tidur Lelap

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 03 Februari 2026 | 08:45 WIB
HANCUR. Kondisi rumah warga Kampung Lebak Gintung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, yang tertimpa pohon kelapa setinggi 60 meter, terlihat rusak berat atau hancur, Senin (2/2).
HANCUR. Kondisi rumah warga Kampung Lebak Gintung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, yang tertimpa pohon kelapa setinggi 60 meter, terlihat rusak berat atau hancur, Senin (2/2).

LEBAK - Rumah semi permanen milik Udi Sugianto warga Kampung Lebak Gintung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, hancur tertimpa pohon kelapa setinggi 60 meter, Senin (2/2), sekitar pukul 03.30 WIB, pagi.

 

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, karena pemilik rumah bersama keluarganya berhasil berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

 

Pemilik rumah, Udi Sugianto mengungkapkan, akibat tertimpa pohon kelapa rumahnya mengalami rusak berat. Terlebih kata dia, yang paling hancur rumahnya di bagian dapur.

 

“Akibat pohon kelapa setinggi 60 meter tumbang, rumah saya kondisinya rusak berat terutama pada bagian dapur hancur semua, baik dari atap hingga isi rumah,” keluh Udi Sugianto kepada awak media, Senin, (2/2).

 

Dia memastikan, dalam kejadian tersebut dia bersama keluarganya berhasil menyelamatkan diri hingga dalam kondisi tidak mengalami luka.

 

“Alhamdulillah, dalam kejadian tidak korban jiwa serta luka, saya bersama keluarga dalam kondisi selamat. Hanya saja rumah saya hancur,” pungkasnya.

 

Anak pemilik rumah, Imam Sutiana menambahkan, pohon kelapa yang diperkirakan memiliki tinggi sekitar 60 meter tersebut roboh secara tiba-tiba dan langsung menghantam bagian dapur rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Waktu kejadian kami semua sedang tidur. Pohon kelapa jatuh ke dapur, jadi tidak sampai ke bagian tengah rumah,” katanya.

 

Katanya lagi, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak segera bertindak cepat membantu musibah yang dialami keluarganya tersebut. Apalagi katanya, kondisi rumah ayahnya tersebut kini mengalami kerusakan yang sangat parah. Maka dari itulah dia memohon segera ada tindak lanjut dari pemerintah.

 

“Semoga segera ada tindak lanjut dari pihak terkait dan pemerintah, karena kami mengalami kerugian materil yang besar,” keluhnya penuh harapan.

 

Dia menjelaskan, kerusakan terparah terjadi pada dapur rumah yang seluruhnya mengalami kerusakan dari atap yang ambruk. “Rusaknya sangat parah, atapnya saja ambruk,” tandasnya.

 

Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan, peristiwa pohon tumbang tersebut. Katanya, informasi awal diterima BPBD dari aparat desa setempat. 

 

“BPBD menerima laporan dari pihak desa bahwa telah terjadi pohon tumbang yang menimpa satu unit rumah warga di Desa Mekarjaya. Kerusakan terjadi pada bagian atap dan tiang suhunan rumah,” ungkapnya.

 

BPBD Kabupaten Lebak telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian, pendataan kerusakan, serta berkoordinasi dengan aparat desa guna penanganan lanjutan. Adapun kebutuhan mendesak bagi korban antara lain bantuan sembako, peralatan dapur, dan terpal untuk penutup sementara bangunan yang rusak.

 

“Hasil asesmen sementara BPBD menduga tumbangnya pohon kelapa tersebut, dipicu kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, bagian tengah rumah dan dapur dinyatakan tidak aman untuk ditempati,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit