TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

Anak-anak Di Komplek PAP Saruni Digembleng Literasi BTQ

Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 09 Februari 2026 | 08:45 WIB
Sebelum satu persatu para murid pengajian Ar Rahman tampil di atas panggung, terlebih dahulu perwakilan kelompok anak-anak berselawat, di acara Ikhtifalan di lingkungan Komplek PAP, Minggu (8/2).
Sebelum satu persatu para murid pengajian Ar Rahman tampil di atas panggung, terlebih dahulu perwakilan kelompok anak-anak berselawat, di acara Ikhtifalan di lingkungan Komplek PAP, Minggu (8/2).

PANDEGLANG - Dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur'an, anak-anak di lingkungan Komplek Puri Anugrah Pratama (PAP) RT/RW 08/09, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, digembleng atau diajari literasi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di Pengajian Ar Rahman.

‎Bahkan, pada momen jelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, anak-anak yang digembeng tersebut telah menunjukan bakat dan hasil mendapatkan pendidikan literasi BTQ melalui kegiatan Ikhtifalan Pengajian Anak-anak Ar Rahman, di lingkungan PAP Saruni, Minggu (8/2).

‎Kegiatan dengan tema “Hayu Ngaji Supaya Hirup Boga Pangarti (Mari Mengaji Supaya Hidup Punya Ilmu)” itu telah diikuti 85 orang anak-anak.

‎Pengasuh pengajian anak-anak Ar Rahman, Ustaz Abi Maman Sulaeman mengatakan, pengajian anak-anak Ar Rahman berdiri pada tahun 2018 lalu, dan hingga saat ini masih berjalan dengan baik.

 

‎“Alhamdulillah saya beritikad ingin mengajarkan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) sejak dini, agar tidak ada anak-anak yang buta huruf Al-Qur'an. Sejak berdiri komplek ini (tahun 2016,red) belum ada yang mengajari anak-anak BTQ, saya buka pengajian anak-anak sejak tahun 2018 lalu hingga saat ini berjalan baik,” kata Ustaz Abi Maman.

‎Dari mulai muridnya hanya beberapa orang saja, kini tak sedikit para orang tua di lingkungan PAP telah menitipkan anak-anaknya untuk diajari BTQ. Bahkan katanya, dari jumlah total 85 murid, ada juga yang dari luar komplek PAP.

‎“Awal mengajari tahun 2018 itu hanya beberapa orang saja, kalau sekarang alhamdulillah ada sebanyak 85 murid terdiri dari laki-laki 42 dan perempuan 43 yang mengaji di sini,” jelasnya.

‎Abi Maman menyatakan, terima kasih kepada seluruh warga yang selalu mensupport dan mendukung kelancaran pengajian anak-anak yang dipimpinnya tersebut.

‎“Alhamdulillah warga semuanya kompak memberi support dan mendukung kegiatan pengajian ini. Bahkan kegiatan Ikhtifalan Pengajian Anak-anak Ar Rahman tidak terlepas dari dukungan warga, saya atas nama pengasuh pengajian anak-anak mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah mensukseskan acara ini,” pungkasnya.

‎Ustaz Abi Maman menegaskan, memohon rida kepada seluruh wali murid yang menitipkan anak-anaknya untuk digembleng supaya tidak buta huruf Al-Qur'an. “Mohon ridanya jika anak-anak selama dididik oleh saya dengan umi (Popon Apipah) mendapatkan omelan atau teguran,” katanya.

‎Dipastikannya, dia bersama istrinya hanya mendidik dasar saja hingga anak-anak tidak buta huruf Al-Qur'an. “InsyaAllah, saya dan umi mendidik hingga tidak ada yang buta huruf Al-quran. Di sini mendidik dasar saja, silahkan jika ingin meneruskan ke pondok pesantren,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit