TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

NATARU

Indeks

Dewan Pers

TBM Kolong Ciputat Genap Satu Dekade, Menghidupkan Ruang Publik Lewat Literasi

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari selected
Senin, 09 Februari 2026 | 20:20 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

CIPUTAT — Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong Ciputat membuka rangkaian peringatan satu dekade keberadaannya dengan menggelar kegiatan Ngobrol Minggu Sore bertema “Komunitas Sebagai Ruang Belajar Sepanjang Hayat”. Kegiatan tersebut berlangsung di kolong flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (8/2) kemarin.

 

Ketua TBM Kolong Ciputat, Muhammad Refi Syahputra, mengatakan TBM Kolong berdiri di kawasan kolong flyover Ciputat yang sebelumnya lekat dengan stigma negatif. Melalui inisiatif dan kolaborasi berbagai pihak, ruang tersebut kini bertransformasi menjadi tempat belajar yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat.

 

Refi menjelaskan, TBM Kolong lahir dari kesadaran sekelompok mahasiswa yang berkolaborasi dengan organisasi masyarakat, salah satunya OI Tangsel. Dari kondisi yang sangat sederhana, TBM Kolong terus berkembang secara bertahap hingga menjadi seperti saat ini.

 

“Awalnya di sini hanya ada stigma negatif. Dulu cuma gubuk sederhana, belum seperti sekarang. Tapi dengan kesadaran mahasiswa saat itu dan dukungan organisasi masyarakat, kami mulai membangun TBM Kolong secara perlahan, terus dievaluasi hingga berkembang,” ujarnya, Senin (9/2).

 

Ia mengungkapkan, pada masa awal berdiri, fasilitas TBM Kolong masih sangat terbatas. Namun berkat komitmen para relawan serta dukungan berbagai pihak, kualitas sarana dan program kegiatan terus meningkat, termasuk kegiatan literasi, diskusi, dan edukasi bagi warga sekitar.

 

Sementara itu, Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas peran TBM Kolong Ciputat. Menurutnya, TBM Kolong merupakan kelompok masyarakat yang patut diacungi jempol karena mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan anak-anak, khususnya yang berada di sekitar kolong flyover Ciputat.

 

“Keberadaan TBM Kolong ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak. Ini contoh nyata bagaimana komunitas bisa menjadi ruang belajar yang positif dan bermanfaat,” ujar Dini.

 

Ia menegaskan, Pemerintah Kelurahan Cipayung berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap pengembangan TBM Kolong. Salah satunya melalui dukungan dana Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk mendorong pengembangan kawasan TBM Kolong agar lebih tertata dan inovatif.

 

Dini mengungkapkan, pihaknya telah mengusulkan pengembangan wilayah TBM Kolong hingga ke ujung flyover Ciputat. Pengembangan tersebut diarahkan tidak hanya sebagai ruang literasi, tetapi juga ruang edukasi berbasis lingkungan, seperti pengembangan pertanian perkotaan (urban agriculture).

 

“Usulan pengembangan itu sudah masuk dalam F1 Musrenbang di Kecamatan Ciputat untuk Kelurahan Cipayung. Harapannya kolong flyover ini bisa lebih tertata, hijau, dan menjadi ruang edukasi yang berkelanjutan,” katanya.

 

Ia berharap TBM Kolong Ciputat dapat terus berkembang, semakin maju, dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Kota Tangerang Selatan dalam memanfaatkan ruang publik secara kreatif dan produktif.

 

Dalam kegiatan Ngobrol Minggu Sore tersebut, TBM Kolong menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Najeela Shihab, Kak Seto, Sultan Rivandi, dan Chiki Fawzi. Para narasumber berbagi pandangan mengenai pentingnya komunitas sebagai ruang belajar sepanjang hayat serta perlunya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem literasi di tengah masyarakat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit