TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Kerugian Kebakaran Kios Ditaksir Mencapai Rp 300 Juta

Pedagang Direlokasi Gratis Biaya Sewa

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Selasa, 24 Februari 2026 | 09:00 WIB
PASCA TERBAKAR. Kondisi kios Pasar Baru Labuan, Blok Pasar Ikan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, porak poranda dan rata dengan tanah pasca dilalap api, Senin (23/2).
PASCA TERBAKAR. Kondisi kios Pasar Baru Labuan, Blok Pasar Ikan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, porak poranda dan rata dengan tanah pasca dilalap api, Senin (23/2).

PANDEGLANG - Kebakaran yang melanda Pasar Baru Labuan, Blok Pasar Ikan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/2) lalu, kerugiannya ditaksir mencapai Rp 300 juta.

 

Dari total kerugian itu, ada sebanyak 22 kios yang terbakar hingga rata dengan tanah. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik di salah satu kios sebelum merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

 

Para pedagang hanya bisa pasrah melihat kios mereka yang menjadi sumber mata pencaharian hangus tak tersisa. Sebagian dari mereka tampak membersihkan sisa-sisa puing dengan wajah muram.

 

Perlu diketahui, Pasar Baru Labuan ini merupakan pasar yang dikelola oleh perusahaan swasta yakni PT Sinar Labuan Sejahtera (SLS). Dengan kejadian ini sebagai bentuk kompensasi, pihak pengelola menyiapkan 30 kios untuk ditempati para korban secara gratis.

 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp 300 juta.

 

“Mayoritas kios yang terbuat dari kayu dan berdempetan membuat api cepat merambat,” kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada BPBDPK Pandeglang, Endan Permana, Senin (23/2).

 

Ia menduga kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios tersebut dipicu korsleting arus listrik. “Dugaan sementara karena arus pendek listrik. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar,” katanya.

 

Sementara, Pelaksana PT SLS, Tb. Agus Munajat, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan sekitar 22 kios terbakar habis dalam peristiwa di Pasar Baru Labuan. Kios-kios tersebut tercatat atas nama 13 pemilik.

 

“Pendataan semalam ada 22 kios yang terbakar habis. Rata-rata pedagangnya 16 orang. Ada satu pemilik yang memiliki lebih dari satu kios,” ungkap Agus.

 

Ia menyatakan belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian. Namun, sejumlah informasi telah diterimanya dari masyarakat.

 

“Untuk kepastian penyebab, kami belum bisa memastikan karena itu kewenangan kepolisian. Ada informasi dugaan korsleting listrik dan percikan dari mesin penggiling. Sebelum kejadian, ada yang mendengar tiga kali ledakan,” katanya.

 

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT SLS menyiapkan kompensasi berupa penggunaan kios kosong secara gratis selama satu hingga dua bulan. “Ada sekitar 30 kios yang kami siapkan, lokasinya terpencar. Silakan para korban mendatangi kantor kami,” katanya.

 

Ia memperkirakan kerugian dari sisi perusahaan mencapai sekitar Rp 300 juta apabila kios dibangun kembali dengan bentuk yang sama. “Kami juga meminta pihak PLN memeriksa kondisi kabel di sekitar lokasi agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Agus.

 

Diberitakan sebelumnya, Jelang berbuka puasa,  belasan kios pasar yang berada di area pasar ikan Labuan, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, ludes dilalap api, Minggu (22/2), sekitar pukul 17.45 WIB.

 

Peristiwa ini menggegerkan warga Labuan karena kepulan asap hitam terlihat di sepanjang area lokasi yang terbawa angin. Para pedagang di kawasan tersebut berhamburan untuk menyelamatkan diri, namun warga yang melihat kepulan asap tersebut, ada yang memvideokan dan ada yang mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Belum diketahui penyebab api, serta pemilik kios tersebut. Namun dugaan sementara dipicu oleh korsleting aliran listrik di kawasan itu dan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

 

Dari data sementara yang berhasil dihimpun, ada sekitar 19 kios pedagang yang terdampak bencana kebakaran tersebut.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit