TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Bekas Tiang Monorel di Rasuna Said Dibangun Trotoar dan Jalur Hijau

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 25 Februari 2026 | 11:45 WIB
Tiang monorel yang sudah dipangkas. Foto : Ist
Tiang monorel yang sudah dipangkas. Foto : Ist

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan sebanyak 109 tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah selesai dipotong dan dirapikan.

 

“Monorel yang berjumlah 109 tiang, per Sabtu (21/2/2026) semuanya sudah terpotong dan dirapikan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2/2026).

 

Setelah proses pembongkaran rampung, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan penataan kawasan tersebut. Revitalisasi yang dilakukan meliputi pembangunan trotoar (pedestrian), perbaikan drainase, serta penambahan taman dan ruang terbuka hijau.

 

“Kita akan memulai pembangunan pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya. Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa diselesaikan,” katanya.

Pemprov DKI menargetkan penataan koridor Rasuna Said tuntas sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.

Pemerintah daerah memprioritaskan penyelesaian kawasan ini sebelum melanjutkan kajian penataan di wilayah lain, seperti Senayan.

 

“Mudah-mudahan pada 22 Juni, tepat 499 tahun Jakarta, semuanya sudah selesai. Wajah Rasuna Said akan berbeda,” imbuh Pramono.

 

Mangkrak 21 Tahun

 

Sebagaimana diketahui, tiang-tiang monorel tersebut telah mangkrak selama 21 tahun di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Pembongkaran resmi dimulai pada Rabu pagi (14/1/2026).

 

Prosesi awal pembongkaran dilakukan di kawasan Halte LRT Setiabudi dan dihadiri oleh Gubernur Pramono Anung serta mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

 

Pemprov DKI memastikan pengerjaan pembongkaran dilakukan pada malam hari guna meminimalkan gangguan lalu lintas.

 

“Kami sampaikan bahwa pengerjaannya dilakukan pada malam hari,” kata Pramono usai secara simbolis membongkar tiang besi pertama di sisi timur Stasiun LRT Setiabudi Utara.

 

Dengan rampungnya pembongkaran, kawasan Rasuna Said diharapkan tampil lebih tertata, ramah pejalan kaki, serta memiliki ruang hijau yang lebih memadai bagi warga Jakarta.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit