TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Konsumsi Pertalite Turun 9 Persen, Pemerintah Perpanjang WFH ASN dan Swasta

Reporter & Editor : AY
Rabu, 27 Mei 2026 | 12:16 WIB
Menko Airlangga Hartarto saat konferensi pers. Foto : Ist
Menko Airlangga Hartarto saat konferensi pers. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan work from home (WFH) setelah evaluasi selama dua bulan menunjukkan hasil positif, terutama dalam menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, penggunaan Pertalite pada April 2026 tercatat turun hampir 9 persen selama kebijakan WFH diberlakukan.


“WFH dalam dua bulan terlihat hasilnya cukup baik. Terjadi penurunan penggunaan Pertalite pada April mendekati 9 persen,” ujar Airlangga usai rapat koordinasi Stimulus Ekonomi Semester II di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).


Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pemerintah untuk melanjutkan kebijakan WFH di berbagai sektor, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), hingga sektor swasta.


Untuk ASN, kebijakan WFH akan diatur melalui surat edaran baru dari Kementerian PAN-RB. Sementara penerapan di pemerintah daerah akan dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri, sedangkan sektor swasta berada di bawah pengaturan Kementerian Ketenagakerjaan.


“Karena hasilnya dinilai positif, diputuskan untuk dilanjutkan. Untuk ASN nanti Ibu MenPAN-RB akan menerbitkan surat edaran baru, sedangkan untuk daerah akan dikoordinasikan oleh Mendagri,” jelas Airlangga.


Pemerintah menilai pola kerja WFH efektif mengurangi mobilitas harian masyarakat sehingga berdampak langsung terhadap penurunan konsumsi BBM. Di sisi lain, produktivitas kerja di lingkungan pemerintahan maupun dunia usaha disebut tetap terjaga.


Selain mengevaluasi kebijakan WFH, rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah stimulus ekonomi untuk Semester II 2026. Program yang disiapkan antara lain insentif pajak bagi penulis, diskon transportasi saat libur sekolah dan periode Natal-Tahun Baru, Program Magang Nasional, hingga program vokasi bagi lulusan SMK dan pekerja terdampak PHK.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit