Terbuka Terhadap Kritik, Budi Rustandi Duduk Bareng Mahasiswa
Jawab Masukan dan Ajak Mahasiswa Bangun Kota Serang
SERANG - Mendapat kritikan dari mahasiswa atas kinerja setahun kepemimpinannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi tidak anti kritik dan jutsu menghampiri mahasiswa untuk berdiskusi. Hal itu dilakukan Budi Rustandi ketika puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) melakukan aksi unjuk rasa di depan Puspemkot Serang, Jumat (27/2/2026) sore.
Setelah beberapa saat mahasiswa menyampaikan aspirasinya di luar pagar, kemudian mereka dipersilahkan masuk dan duduk bersama Budi Rustandi di taman dengan beralaskan spanduk. Dalam pertemuan tersebut mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai masih perlu mendapat perhatian dalam setahun kepemimpinan Budi-Agis.
Beberapa persoalan yang mencuat dalam diskusi mulai dari persoalan gaji guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum dibayarkan, persoalan infrastruktur, kesehatan, investasi, penanganan banjir, sampah hingga ketersediaan lapangan pekerjaan.
Ketua HMI MPO Kota Serang, Jamal Fahrul Awaludin menyampaikan, evaluasi setahun kepemimpinan Budi-Agis bukan sekadar kritik, melainkan bentuk tanggung jawab moral konstitusional masyarakat dalam memastikan bahwa setiap kebijakan berpihak pada kepentingan rakyat. “HMI menilai bahwa selama satu periode ini, dampak kepemimpinan tersebut belum dirasakan secara signifikan oleh masyarakat di tingkat akar rumput (grassroots, red),” ujar Jamal.
Meskipun setiap masukan sudah mendapat jawaban dari Wali Kota, pihaknya tetap akan mengawal setiap kebijakan Pemkot Serang. Pihaknya berharap, setiap persoalan yang disampaikan bisa terjawab secara komprehensif dan tidak hanya sekadar jawaban tentatif. “Terus bersikap kritis dan mengawal setiap kebijakan publik di Kota Serang, terutama yang berkaitan dengan isu ketenagakerjaan yang sebelumnya belum terjawab secara memuaskan,” kata dia.
Budi Rustandi mengaku, sangat welcome terhadap masukan yang disampaikan mahasiswa. Bahkan, ia juga mengajak mahasiswa untuk ikut berkontribusi melalui pemikiran dan aksi nyata untuk membangun Kota Serang. “Untuk informasi gaji guru yang belum dibayarkan, itu tidak benar. Karena untuk Januari dan Februari ini sudah dibayarkan. Adapun ramai di media, itu lebih pada mis saat input data dan kami terus melakukan perbaikan agar hak guru tidak terganggu,” ungkap Budi.
Persoalan banjir, kata dia, tentu langkah-langkah sudah dilakukan oleh Pemkot Serang. Terkait banjir akibat dari luapan sungai, tentunya ada pembagian kewenangan urusan sungai. Kata dia, karena urusan sungai ini terbagi, mulai dari kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Pemerintah Provinsi (Pemprov Banten) hingga Pemkot Serang. “Saya orang yang turun langsung untuk menangani banjir. Saya sudah meminta BBWSC3 untuk melakukan normalisasi beberapa sungai dan waktu rapat saya satu-satunya kepala daerah yang hadir untuk membahas soal bencana,” katanya.
Terkait dengan investasi dan lapangan pekerjaan, ia tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang ketenagakerjaan yang prosesnya berada di Pemprov Banten. Kata dia, dalam Perwal tersebut diatur mengenai kewajiban pengusaha untuk menyerap minimal 80 persen warga Kota Serang untuk direkrut menjadi karyawan.
“Saya juga fokus menangani persoalan pungli di dunia kerja. Jangan sampai masyarakat kita yang mau kerja justru harus bayar, harus keluar uang. Praktik ini jangan sampai terjadi, jangan biarkan oknum leluasa. Makanya ayo sama-sama kita jaga Kota Serang ini,” tukasnya. Usai mendapat penjelasan, diskusi diakhiri dengan penandatangan pernyataan oleh Budi Rustandi atas refleksi setahun kepemimpinannya. Terakhir Budi diajak foto bersama dengan massa aksi serta saling bersalaman untuk menutup diskusi.(*)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 13 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu




