20 Kampung Terendam Banjir, Tanaman Padi Terancam Mati
300 Warga Kecamatan Sobang Mengungsi Di Masjid
PANDEGLANG - Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Pandeglang, telah mengakibatkan bencana banjir yang merendam 20 kampung di 4 desa yang tersebar di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Sobang, Cigeulis, Panimbang dan Kecamatan Angsana, Kamis (9/4).
Bahkan dalam musibah itu, bukan hanya perkampungan atau pemukiman warga saja yang terendam, namun ratusan hektar persawahan yang ada di wilayah Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, terendam banjir hingga padi yang baru ditanam dengan fase awal pertumbuhan terancam rusak dan bahkan mati.
Kondisi saat ini ada sebanyak 300 warga di wilayah Kecamatan Sobang, yang memilih mengungsi di masjid yang berada di dataran tinggi atau tidak terkena banjir.
Data yang berhasil dihimpun, di Desa Teluklada ada sebanyak 9 kampung yang terendam dan Desa Pangkalan Kecamatan Sobang 1 kampung, di Desa Banyuasih Kecamatan Cigeulis ada 2 kampung, di Desa Citeureup Kecamatan Panimbang 7 kampung, dan Desa Cikayas Kecamatan Angsana 1 kampung.
Sekretaris Desa Teluklada, Ade Ridwan mengungkapkan, banjir yang melanda wilayahnya telah merendam 9 kampung dengan jumlah total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak ada sebanyak 237.
“Ketinggian air mencapai 50-100 cm, hingga saat ini debit air masih dipastikan meninggi dan belum ada penurunan. Banjir meluas hingga 9 kampung dengan jumlah warga sebanyak 237 KK,” kata Ade, Kamis (9/4).
Ketua Kelompok Tani SriKemulyan II Zaenal Abidin mengungkapkan, genangan air yang cukup tinggi menyebabkan tanaman padi yang masih dalam fase awal pertumbuhan terancam rusak dan mati. Akibatnya kata dia, para petani mengalami kerugian besar, baik dari segi biaya produksi maupun tenaga yang telah dikeluarkan selama proses pengolahan lahan hingga penanaman.
“Kami baru saja tanam beberapa hari lalu, sekarang sudah terendam. Kalau air tidak cepat surut, kemungkinan besar harus tanam ulang,” keluhnya.
Banjir yang terjadi katanya, diduga terjadi akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai, serta meluapnya saluran air di sekitar area persawahan.
“Kami berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat, seperti perbaikan saluran air dan bantuan bagi petani terdampak,” pungkasnya.
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Angsana, Beni Madsira mengatakan, banjir di wilayahnya dampak luapan air dari sungai Cielor. “Hujan deras dari jam 4 subuh, mengakibatkan air dari sungai Cileor meluap ke perkampungan sekitar pukul 07.20 WIB,” katanya.
Hal itu jelas dia, penyebab utamanya gorong-gorong yang dibuat pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) terlalu kecil, sehingga mengakibat banjir.
“Warga Cikayas berharap agar pihak BBWSC 3 untuk segera melakukan rehabilitasi atau membangun ulang gorong-gorong irigasi tersebut lebih besar agar tidak terjadi banjir kembali. Dulu tidak pernah banjir karena gorong-gorongnya besar, semenjak menggunakan gorong-gorong kecil telah mengakibatkan banjir,” katanya.
Terpisah, Kabid Kedaruratan Dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang, Lilis Sulistiati membenarkan, saat ini ada 4 kecamatan yang dilanda banjir. Bahkan, ada sebanyak 300 warga Kecamatan Sobang yang mengungsi di masjid.
“Bajir di Pandeglang melanda empat desa yang tersebar di empat kecamatan. Kondisi saat ini masih terjadi, dan sudah ada yang mengungsi. Total warga Kecamatan sobang yang mengungsi ada 300 orang, terdiri dari 150 orang di Masjid Agung Baiturrahim dan 150 orang Masjid At Taqwa,” jelasnya.
Katanya, dari empat kecamatan yang dilanda bencana banjir tersebut, sudah ada dua kecamatan yang kondisinya sudah berangsur surut. Dan dua kecamatan lagi masih tergenang.
“Kecamatan yang sudah beransur surut itu, Kecamatan Cigeulis dan Angsana. Untuk yang belum surut banjirnya, Kecamatan Sobang dan Panimbang,” tandasnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Opini | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


