Baznas Tangsel Perluas Manfaat Program, Targetkan Penghimpunan Dana Rp21 Miliar
CIPUTAT – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperluas manfaat program bagi masyarakat. Tahun ini, Baznas menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp21 miliar.
Target tersebut seiring meningkatnya kebutuhan bantuan dari masyarakat atau mustahiq. Beragam persoalan disampaikan warga, mulai dari tunggakan biaya pendidikan, kebutuhan biaya kontrakan, hingga permohonan perbaikan rumah tidak layak huni.
Ketua Dewan Pengawas Baznas Tangsel, Dadang Raharja, mengatakan pihaknya menerima banyak aduan dari warga dengan latar belakang masalah yang berbeda-beda.
“Dengan berbagai macam keluhan mulai dari tunggakan biaya pendidikan, bayar kontrakan sampai bedah rumah,” ujar Dadang dalam momen Halalbihalal yang berlangsung di Puspemkot Tangsel, Senin (13/4).
Tak hanya itu, Baznas juga kerap menerima aduan warga yang terjerat utang rentenir maupun pinjaman online. Untuk membantu mereka bangkit, Baznas memberikan dukungan berupa bantuan permodalan usaha kecil.
“Bantuan permodalan usaha kecil-kecilan biar warga bisa terbebas dari jeratan pinjol atau rentenir,” jelasnya.
Di sisi lain, permohonan bantuan untuk program bedah rumah juga cukup tinggi. Bahkan, kebutuhan anggarannya tergolong besar karena banyak rumah warga yang kondisinya sudah tidak layak huni.
“Rata-rata rumah tidak layak huni semua minta dipercepat. Kondisi atapnya sudah jebol,” terangnya.

Dadang menambahkan, pada tahun lalu Baznas Tangsel ditargetkan menghimpun dana sebesar Rp17 miliar. Namun realisasinya melampaui target, dengan capaian sekitar Rp21 miliar.
Untuk meningkatkan layanan, Baznas saat ini tengah menyempurnakan aplikasi digital. Nantinya, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara lebih mudah dan transparan melalui platform tersebut.
“Insya Allah kami selalu salurkan tepat sasaran,” ungkap Dadang.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mendorong Baznas untuk terus meningkatkan transparansi dalam pelaporan kepada publik.
Informasi tersebut dapat disampaikan secara luas, baik melalui pusat perbelanjaan maupun lembaga pendidikan.
“Saya berharap ke depan Baznas kita akan terus bisa meningkatkan kinerjanya untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Ia menegaskan, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga dapat diperkuat melalui peran Baznas.
“Baznas bisa gandeng dunia usaha lewat CSR,” tegasnya.
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu


