Sembelih Langsung Sapi Kurban, Pilar Maknai Iduladha sebagai Wujud Keikhlasan dan Kepedulian
CIPUTAT — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyembelih langsung sapi kurbannya pada momentum Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Al-Ihtishom, Rabu (27/5).
Bagi Pilar, ibadah kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk keikhlasan, rasa syukur, sekaligus kepedulian terhadap sesama. Ia mengatakan, tradisi menyembelih langsung hewan kurban sudah dilakukannya selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Di Pemkot ini sudah tahun keenam. Kalau tidak salah sejak 2021 saya pertama kali Iduladha di Pemkot dan memang sudah berniat untuk menyembelih sendiri,” ujar Pilar.
Menurutnya, Iduladha menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menilai, semangat berkurban juga harus dibarengi dengan kepedulian sosial dan ketakwaan.
“Iduladha ini adalah tuntunan perintah Allah SWT bagi umat Muslim yang mampu untuk bersedekah melalui hewan kurban, baik kambing maupun sapi sesuai syariat Islam,” katanya.
Sebagai pimpinan daerah, Pilar mengaku ingin memberikan contoh kepada masyarakat agar menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.
“Kami mengajak masyarakat Tangerang Selatan, khususnya yang mampu, untuk tidak lupa berbagi setiap tahun melalui ibadah kurban. Hewan kurban itu nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, nilai kepedulian dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Tangerang Selatan dibangun atas dasar kepedulian terhadap sesama, masyarakat yang bertakwa dan beriman. Ini juga menjadi salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Pada Iduladha tahun ini, Pilar mengaku mendapat tantangan lebih besar lantaran ukuran sapi yang disembelih lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, ia memastikan seluruh proses penyembelihan tetap sesuai syariat.
“Memang sapinya lebih besar dari tahun kemarin, jadi tantangannya lebih berat. Tapi yang penting syariatnya terpenuhi dan niat ibadahnya sampai,” katanya.
Pilar mengungkapkan, dirinya telah belajar menyembelih hewan kurban sejak lama melalui bimbingan para ustaz. Baginya, menyembelih langsung hewan kurban memiliki makna spiritual tersendiri.
“Kita punya doa-doa pribadi dan niat untuk keluarga. Rasanya lebih afdal kalau bisa menyembelih sendiri. Hewan kurban ini juga sudah dipelihara dan disayangi sejak lama,” ujarnya.
Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui Iduladha terus tumbuh di tengah masyarakat Tangerang Selatan.
“Kalau mampu, ayo jangan lupa bersedekah lewat kurban. Mudah-mudahan membawa keberkahan bagi semuanya,” pungkasnya.
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu






