Badai Petir Ancam GP Miami 2026, Ferrari SF-26 Hadapi Ujian Perdana di Trek Basah
MIAMI - Ancaman hujan dan badai petir yang membayangi Grand Prix Miami 2026 berpotensi mengubah jalannya balapan secara drastis. Cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Minggu (3/5/2026) membuat tim dan pembalap harus menyiapkan strategi alternatif untuk menghadapi kondisi lintasan yang belum teruji sepanjang musim ini.
Lewis Hamilton menjadi salah satu pembalap yang menyoroti situasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa mobil anyar Ferrari, SF-26, belum benar-benar diuji di lintasan basah, mengingat seluruh seri pembuka musim berlangsung dalam kondisi kering.
“Sejauh ini kami belum melihat bagaimana performa mobil ini di trek basah. Itu bisa menjadi tantangan tersendiri,” ujar Hamilton.
Sebagai langkah antisipasi, Hamilton telah menjalani uji coba dalam kondisi hujan di Sirkuit Fiorano, markas Ferrari. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi pengujian tidak sepenuhnya merepresentasikan tekanan dan dinamika balapan sesungguhnya.
Karakter Sirkuit Miami yang memadukan lintasan lurus panjang dengan sektor teknis diprediksi akan semakin sulit ditaklukkan saat hujan turun. Faktor traksi, pengereman, serta visibilitas akan menjadi kunci, sementara kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap posisi pembalap.
Ferrari sendiri datang ke Miami dengan ambisi memperbaiki performa setelah hasil yang belum konsisten di awal musim. Jeda lima pekan sejak balapan terakhir di Jepang dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengatasi masalah kehilangan tenaga di lintasan lurus yang sempat dikeluhkan Hamilton.
Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya berasal dari mesin, melainkan kombinasi berbagai aspek dalam sistem mobil. Tim telah melakukan pembenahan melalui pengembangan di simulator serta kerja intensif bersama kru teknis di Maranello.
“Saya sempat kehilangan cukup banyak waktu di lintasan lurus. Sekarang kami sudah memahami penyebabnya dan melakukan perbaikan. Saya merasa kami datang dengan kondisi yang lebih siap,” jelasnya.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem, persaingan di Miami diprediksi semakin terbuka. Mercedes-AMG Petronas Formula One Team yang saat ini memimpin klasemen memang masih menjadi unggulan, namun kondisi lintasan basah berpotensi mereduksi keunggulan mereka.
Jika hujan benar-benar turun, performa SF-26 akan menjadi sorotan utama. GP Miami pun berpeluang menghadirkan kejutan, sekaligus menjadi ujian sesungguhnya bagi Ferrari dalam menghadapi tantangan musim 2026.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 11 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu



