Ular Sanca 5 Meter Gegerkan Warga Jurang Mangu, Damkar Turun Tangan
PONDOK AREN — Seekor ular sanca berukuran sekitar lima meter menggegerkan warga Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Senin (4/5) siang. Ular tersebut ditemukan di area kebun dekat permukiman dan berhasil dievakuasi oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri yang akrab disapa Adam, menuturkan laporan diterima sekitar pukul 12.15 WIB dari warga di Jalan Japos Raya Utara, RT 003/004.
Menurutnya, penemuan bermula saat seorang warga tengah mencari rumput untuk pakan ternak. Tanpa diduga, ia melihat ular dalam posisi melingkar di area kebun.
“Karena khawatir membahayakan, warga tersebut segera memberi tahu warga lain dan laporan diteruskan ke Damkar,” ujar Adam kepada Tangsel Pos.
Adam menambahkan, kemunculan ular tersebut menambah daftar temuan satwa liar di wilayah permukiman warga Tangsel dalam beberapa waktu terakhir.
Ia menjelaskan, meningkatnya temuan hewan liar seperti ular, biawak, hingga sarang tawon tidak lepas dari faktor musim hujan serta menyusutnya habitat alami satwa.
“Dalam periode ini memang cukup banyak laporan. Selain karena musim hujan, habitat mereka juga semakin terdesak, sehingga hewan-hewan tersebut keluar dan mencari tempat aman, bahkan mendekati permukiman warga,” terangnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak sendiri jika menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan.
“Segera laporkan ke Damkar atau melalui layanan Tangsel Siaga 112. Jangan sekali-kali mencoba menangkap sendiri,” tegas Adam.
Warga diminta cukup memantau dari jarak aman agar petugas dapat langsung melakukan evakuasi saat tiba di lokasi.
Sementara lebih lanjut, Komandan Regu Rescue Damkar Tangsel, Darus Salam, mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit.
"Ular jenis sanca dengan panjang sekitar lima meter. Kesulitannya tadi mungkin tadi saat proses evakuasi, ular sempat melawan," kata Darus.
Meski demikian, petugas sempat menghadapi perlawanan dari ular saat hendak diamankan.
“Kami menangkap menggunakan grab stick, atau tongkat khusus menangkap ular. Akhirnya ular berhasil kami kendalikan. Kami menerjunkan sebanyak lima personel,” pungkasnya.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 10 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu






