MAP Untirta Perkuat Proklim dan Ketahanan Pangan Warga
SERANG – Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kampung Sadanta, Desa Katulisan. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan Program Kampung Iklim (Proklim) melalui edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Ketua Program Studi MAP Untirta, Titi Stiawati mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus ruang kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami mengapresiasi keterbukaan masyarakat Sadanta dalam menerima program ini. Kegiatan ini bukan hanya bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dan evaluasi bersama,” ujar Titi.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Sadanta yang sejak 2021 aktif menjalankan Proklim. Ketua Harian Proklim Sadanta, Herdandi menjelaskan, berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan warga telah membuahkan hasil.
“Proklim Sadanta berhasil meraih Juara 1 Pengelolaan Bank Sampah dan Juara 3 Ketahanan Pangan tingkat Kabupaten Serang,” katanya.
Dalam kegiatan itu, tim pengabdian Untirta menghadirkan sejumlah sesi edukasi. Materi ketahanan keluarga disampaikan oleh Adu Yusmuliani Lubis yang mengajak masyarakat menerapkan konsep “4T”, yakni jangan terlalu dekat, terlalu banyak, terlalu muda, dan terlalu tua dalam perencanaan keluarga.
Sementara itu, Suci Kusumawati memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemanfaatan limbah organik menjadi kompos dan eco-enzyme yang bernilai guna.
Sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan masyarakat, kegiatan ditutup dengan penyaluran 3.500 benih ikan lele kepada warga. Peserta juga diajak mempraktikkan pembuatan pupuk kompos dari limbah galon air minum.
Kegiatan pemberdayaan tersebut turut didampingi jajaran akademisi MAP Untirta, di antaranya Rina Yulianti, Riny Handayani, Imah Maesaroh, dan Julianes Cadith.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 23 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu


