TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Idul Adha 1447 H: Prabowo Salat di Paris, Gibran Bersama Jamaah Istiqlal

Reporter & Editor : AY
Kamis, 28 Mei 2026 | 07:46 WIB
Presiden Prabowo salat Ied Adha 2026 di Paris. Foto : Ist
Presiden Prabowo salat Ied Adha 2026 di Paris. Foto : Ist

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di lokasi berbeda, Rabu (27/5/2026). Presiden Prabowo menunaikan Salat Id di Wisma Indonesia, KBRI Paris, Prancis, sementara Wapres Gibran melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta.


Di Paris, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Id yang digelar di Wisma Indonesia. Diiringi gema takbir sejak pagi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 08.40 waktu setempat dengan mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Setibanya di lokasi, Kepala Negara langsung menempati saf terdepan bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar.
Salat Id dipimpin oleh imam sekaligus khatib Fakhruddin Arrozi, alumnus Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan, yang kini mengajar di Universitas Muhammadiyah Lamongan.


Usai Salat Id, Presiden Prabowo bersilaturahmi dengan para jamaah dan warga negara Indonesia yang hadir. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Presiden menyapa, menyalami warga, serta mengikuti ramah tamah dan makan bersama.
Sementara itu di Jakarta, Wapres Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal bersama putranya, Jan Ethes Srinarendra. Gibran tiba sekitar pukul 06.51 WIB dengan mengenakan busana bernuansa hijau yang serasi dengan pakaian Jan Ethes.

 


Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf.


Agenda Diplomasi Prabowo di Prancis
Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia tahun lalu. Pemerintah menyebut lawatan ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia-Prancis yang terus berkembang.


Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri, selama berada di Paris Presiden Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron.


Pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, energi terbarukan, mineral kritis, pendidikan, sains, hingga inovasi teknologi.


Kemlu menilai peningkatan kerja sama itu diharapkan memberi manfaat konkret bagi pembangunan nasional, terutama dalam penguatan ekosistem industri, investasi hilirisasi, transfer teknologi, dan pengembangan industri masa depan.


Selain itu, hubungan Indonesia-Prancis juga dinilai dapat memperkuat diplomasi ketahanan kedua negara serta menegaskan komitmen bersama terhadap perdamaian dunia dan tata kelola internasional berbasis aturan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis saat ini berjalan sangat baik, khususnya di bidang ekonomi dan kemitraan strategis.


“Saya kira hubungan yang saling menguntungkan, hubungan yang sangat bagus di berbagai bidang. Strategic partnership kita dengan negara-negara, semua negara, sangat baik,” ujar Fadli.
Terkait pelaksanaan Salat Id Presiden Prabowo di Prancis, Fadli menegaskan hal itu bertepatan dengan agenda kunjungan kenegaraan yang telah dijadwalkan sebelumnya.


“Kan tahun lalu di sini. Tahun ini kebetulan bertepatan juga dengan kunjungan kenegaraan, state visit. Presiden melaksanakan Salat Idul Adha itu di Prancis,” jelasnya.


Senada, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menyebut kunjungan Presiden ke Prancis merupakan agenda diplomasi strategis yang telah dirancang jauh hari dan kebetulan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.


Menurutnya, Prancis merupakan mitra penting Indonesia di berbagai bidang. Kedekatan hubungan Presiden Prabowo dan Emmanuel Macron dalam setahun terakhir juga dinilai memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.


Bahtra berharap kunjungan Presiden tidak dipolitisasi oleh pihak tertentu.
“Jangan agenda negara dipersempit menjadi framing simbolik yang bernuansa politis,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit