TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemulangan Haji Dimulai, Kuota 2027 Berpotensi Bertambah

Oleh: M. Rusmadi MG
Editor: AY
Selasa, 02 Juni 2026 | 10:18 WIB
Jamsah Haji kloter pertama siap kembali ke tanah air dari Bandara Jeddah. Foto : Ist
Jamsah Haji kloter pertama siap kembali ke tanah air dari Bandara Jeddah. Foto : Ist

MAKKAH - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia 2026 resmi dimulai. Kloter pertama asal Embarkasi Batam (BTH 01) diberangkatkan dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, untuk kembali ke Tanah Air pada Senin (1/6/2026).


Pelepasan jemaah dilakukan Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Teguh Dwi Nugroho bersama Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Ihsan Faisal. Sebanyak 445 jemaah tergabung dalam kloter pertama tersebut. Pada hari pertama pemulangan, total 17 kloter dengan 6.798 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia.


Ihsan Faisal mengatakan, mayoritas jemaah berada dalam kondisi sehat dan bahagia setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kerinduan untuk berkumpul kembali bersama keluarga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para jemaah yang akan pulang ke Tanah Air.


Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2026, pemulangan tahap awal diperuntukkan bagi jemaah gelombang pertama yang tiba melalui Madinah. Sementara itu, jemaah gelombang kedua akan mulai diberangkatkan ke Madinah pada 7 Juni sebelum dipulangkan secara bertahap pada 16–30 Juni 2026.


Di tengah proses pemulangan jemaah, Pemerintah juga mulai menyiapkan penyelenggaraan haji 2027. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan, Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan secara resmi kuota haji 1448 Hijriah untuk masing-masing negara.


Meski demikian, Indonesia diminta menyiapkan data jemaah berdasarkan kuota tahun berjalan. Karena itu, Pemerintah menggunakan kuota haji 2026 sebanyak 221.000 jemaah sebagai acuan awal penyelenggaraan haji tahun depan.


Irfan optimistis kuota Indonesia tidak akan berkurang. Bahkan, terdapat peluang tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, Indonesia siap mengakomodasi penambahan jemaah dari sisi teknis dan pelayanan, meski aspek pembiayaan tetap menjadi perhatian utama bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).


Pemerintah berharap penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang semakin baik, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas bagi seluruh jemaah Indonesia.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit