TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Andra Soni Pastikan Program Sekolah Gratis Berlanjut, Sasar Puluhan Ribu Siswa se-Banten

Jangkauan Penerima Manfaat Diperluas Tahun Ini

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Selasa, 02 Juni 2026 | 18:44 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

CIPUTAT – Gubernur Banten Andra Soni memastikan Program Sekolah Gratis yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Banten akan terus berlanjut. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 60 ribu siswa yang tersebar di 801 sekolah swasta di seluruh Provinsi Banten.


Penegasan itu disampaikan Andra usai meninjau SMA PGRI 56 Ciputat dan SMAN 1 Tangerang Selatan, Selasa (2/6).


Dalam kunjungannya ke SMA PGRI 56 Ciputat, Andra melihat langsung pelaksanaan Program Sekolah Gratis yang pada tahun ajaran 2025/2026 diikuti sekitar 70 siswa kelas X di sekolah tersebut. Ia sempat berdialog dengan pihak sekolah terkait pelaksanaan program dan berbagai kendala yang dihadapi.


Menurut Andra, keberhasilan Program Sekolah Gratis tidak hanya diukur dari terbebasnya siswa dari biaya pendidikan, tetapi juga dari peningkatan kualitas pendidikan yang dihasilkan. Atas hal itu, ia meminta adanya komitmen bersama antara sekolah, peserta didik, dan orang tua.


“Harus ada komitmen sekolah kepada murid, komitmen murid kepada sekolah, dan komitmen orang tua kepada anak serta sekolah. Dengan begitu program ini ke depan dapat menghasilkan anak-anak yang berkualitas,” ujar Andra.


Ia menjelaskan, kehadiran Program Sekolah Gratis juga memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah-sekolah swasta yang selama ini menghadapi persoalan keterbatasan jumlah siswa maupun keterlambatan pembayaran SPP.


Dengan dukungan pembiayaan dari Pemprov Banten, sekolah memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.


Andra juga meminta sekolah memanfaatkan tambahan dukungan anggaran untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan serta memperhatikan kesejahteraan para guru.


“Dengan bertambahnya jumlah siswa dan adanya kepastian biaya dari pemerintah, sekolah punya keleluasaan untuk memperbaiki sarana. Guru-guru juga harus mendapatkan perhatian agar proses belajar mengajar semakin maksimal,” katanya.


Usai meninjau SMA PGRI 56 Ciputat, Andra bersama Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melanjutkan kunjungan ke SMAN 1 Tangerang Selatan. Di sekolah tersebut, ia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang pada hari itu didistribusikan lebih awal karena siswa sedang menjalani ujian.


Selain itu, Andra juga meninjau proses verifikasi pra-SPMB yang sedang berlangsung. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan murid baru harus berjalan secara transparan, adil, dan bebas dari intervensi.


“Semua harus mendapatkan pelayanan yang sama, pelayanan yang adil, dan pelayanan yang transparan. Tidak boleh ada titip-menitip siswa maupun intervensi kepada kepala sekolah dan panitia. Biarkan sistem berjalan sebagaimana mestinya,” tegasnya.


Sementara lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin mengatakan, Program Sekolah Gratis akan tetap dilanjutkan dengan mekanisme yang sama seperti saat ini. Saat ini terdapat sekitar 60 ribu siswa penerima manfaat yang tersebar di 801 sekolah swasta.


Menurutnya, pemerintah masih melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak disertai pungutan tambahan kepada siswa penerima manfaat.


“Kalau ditemukan sekolah yang sudah menerima Program Sekolah Gratis tetapi masih melakukan pungutan kepada peserta didik, tentu akan menjadi perhatian dan kami tindak lanjuti,” ujarnya.


Jamaludin juga mengungkapkan, untuk tahun ini Pemprov Banten tengah menyiapkan perluasan Program Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah (MA). Sebanyak 10 ribu siswa MA ditargetkan mulai masuk dalam program tersebut pada Juli mendatang.


“Bapak Gubernur meminta agar Madrasah Aliyah juga diakomodasi. Saat ini kami sedang menyiapkan kuota sekitar 10 ribu siswa MA se-Banten yang akan mencakup seluruh jenjang, mulai kelas X, XI, hingga XII,” jelasnya.


Di tempat yang sama, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menyambut baik keberlanjutan Program Sekolah Gratis. Menurutnya, program tersebut akan semakin memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang Selatan.


“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri sehingga tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah,” kata Benyamin.


Ia menambahkan, Program Sekolah Gratis juga sejalan dengan upaya peningkatan indikator pendidikan di Tangerang Selatan yang saat ini memiliki rata-rata lama sekolah mencapai 12,6 tahun dan harapan lama sekolah sebesar 14,5 tahun. Dengan dukungan program tersebut, akses pendidikan masyarakat diharapkan semakin merata dan berkualitas.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit