TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Laris Manis! Cilok Urat Baradax Jadi Buruan Warga Kelapa Dua, Penjualan Tembus 800 Porsi per Hari

Oleh: Emir MG
Editor: AY
Selasa, 09 Juni 2026 | 14:52 WIB
Muhammad Abdu menyiapkan pesanan Cilok Urat Baradax di kawasan Kelapa Dua, Tangerang. Jajanan kaki lima yang menawarkan pilihan cilok kuah maupun kering ini mampu menjual ratusan porsi setiap hari dan menjadi salah satu kuliner favorit warga sekitar. Foto : Ist
Muhammad Abdu menyiapkan pesanan Cilok Urat Baradax di kawasan Kelapa Dua, Tangerang. Jajanan kaki lima yang menawarkan pilihan cilok kuah maupun kering ini mampu menjual ratusan porsi setiap hari dan menjadi salah satu kuliner favorit warga sekitar. Foto : Ist

SERPONG – Di tengah banyaknya pilihan kuliner kekinian, cilok tetap menjadi jajanan yang tidak kehilangan penggemar. Salah satu yang tengah mencuri perhatian berada di kawasan Kelapa Dua, tepatnya di samping SMAK Penabur Gading Serpong, yakni Cilok Urat Baradax yang setiap hari ramai didatangi pembeli.


Pemilik sekaligus penjual, Muhammad Abdu, menuturkan bahwa dirinya mulai menekuni usaha cilok sejak tahun 2022. Sementara untuk lokasi di Kelapa Dua, ia mulai berjualan sejak 2024 dan perlahan berhasil membangun pelanggan tetap.
“Kalau mulai jualan cilok dari 2022, sedangkan di lokasi ini mulai 2024,” ujar Abdu.


Dari berbagai pilihan menu yang tersedia, cilok isi ayam menjadi varian yang paling banyak diminati. Pelanggan juga dapat menikmati cilok dengan dua pilihan penyajian, yakni kuah hangat atau kering sesuai selera.


“Yang paling banyak dicari itu cilok isi ayam. Bisa dinikmati pakai kuah atau kering,” katanya.


Antusiasme pelanggan membuat penjualan Cilok Urat Baradax terbilang tinggi. Dalam satu hari, Abdu mengaku mampu menjual sekitar 400 hingga 800 porsi.


“Kalau ramai, sehari bisa terjual sampai 800 porsi,” ungkapnya.


Untuk harga, Cilok Urat Baradax menawarkan pilihan yang ramah di kantong. Pembeli cukup merogoh kocek mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi, tergantung varian yang dipilih.
“Harganya bervariasi, mulai Rp5.000, Rp6.000 sampai Rp10.000,” jelasnya.


Gerai ini beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. Saat ini pembelian masih dilakukan langsung di lokasi, namun pelanggan juga dapat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui kontak yang tersedia dan mengambil pesanan secara langsung.


Meski permintaan cukup tinggi, Abdu mengakui usaha kuliner tetap memiliki tantangan, terutama faktor cuaca yang memengaruhi jumlah pengunjung.
“Kalau hujan biasanya pembeli berkurang,” ujarnya.


Berbekal dukungan pelanggan setia yang terus berdatangan, Abdu berharap usahanya dapat terus berkembang dan suatu saat memiliki lebih banyak cabang.


“Semoga usahanya lancar terus dan ke depan bisa buka cabang lebih banyak,” tutupnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit