Meksiko Vs Afrika Selatan: Misi Balas Dendam El Tri di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
MEKSIKO - Didukung puluhan ribu suporter di kandang sendiri, Meksiko membawa misi khusus saat menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Bukan sekadar mengincar kemenangan, El Tri juga ingin membayar kekalahan menyakitkan yang terjadi 16 tahun lalu.
Panggung pembuka turnamen terbesar sepak bola dunia akan tersaji di Stadion Azteca, Mexico City, besok pukul 02.00 WIB. Pertandingan Grup A ini menghadirkan nuansa nostalgia karena mempertemukan dua tim yang pernah bentrok pada laga pembuka Piala Dunia 2010.
Kala itu, publik tuan rumah Afrika Selatan bergemuruh setelah gol ikonik Siphiwe Tshabalala membuka turnamen dan menggagalkan ambisi Meksiko. Kini, sejarah seolah memberi kesempatan kedua bagi El Tri untuk membalas luka lama—kali ini di depan pendukung mereka sendiri.
Meksiko datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan. Tim asuhan Javier Aguirre belum tersentuh kekalahan dalam delapan laga uji coba sepanjang tahun ini. Konsistensi tersebut menjadi modal penting untuk menghapus kenangan buruk di Piala Dunia 2022, ketika mereka gagal menembus fase gugur untuk pertama kalinya sejak 1978.
Secara permainan, Meksiko diprediksi tampil dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan dominasi penguasaan bola dan agresivitas dari kedua sisi lapangan. Empat pemain belakang akan bermain cukup tinggi untuk menopang tekanan sejak menit awal, sementara trio gelandang bertugas menjaga ritme permainan sekaligus mengantisipasi serangan balik lawan.
Di sisi lain, Afrika Selatan datang dengan sejumlah pekerjaan rumah. Tim racikan Hugo Broos belum menunjukkan performa yang benar-benar meyakinkan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Nikaragua dan ditahan Jamaika 1-1 dalam dua laga uji coba terakhir.
Broos sendiri mengakui timnya masih membutuhkan banyak perbaikan agar mampu bersaing di level tertinggi. Karena itu, Bafana Bafana diperkirakan memilih pendekatan yang lebih realistis.
Formasi 4-2-3-1 atau bahkan berubah menjadi 4-5-1 saat bertahan diprediksi menjadi pilihan utama. Strategi ini memungkinkan Afrika Selatan menjaga organisasi pertahanan sambil menunggu peluang melakukan serangan balik cepat. Kecepatan para pemain sayap mereka berpotensi menjadi ancaman jika Meksiko terlalu berani menekan.
Di atas kertas, Meksiko lebih diunggulkan. Namun, sejarah pernah menunjukkan bahwa laga pembuka selalu menyimpan kejutan. Pertanyaannya sekarang: apakah El Tri akhirnya bisa menuntaskan dendam lama, atau justru Afrika Selatan kembali mencuri sorotan?
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 16 jam yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu


