Wisuda Perdana SDIT Quran Mumtaz Robbani, Lahirkan Penghafal Al-Qur'an 15 Juz
PAMULANG — SDIT Quran Mumtaz Robbani menorehkan tonggak sejarah baru dengan mewisuda angkatan pertamanya. Sebanyak 45 siswa kelas VI resmi menyelesaikan pendidikan dasar mereka dalam prosesi wisuda yang digelar di lingkungan sekolah, Pondok Benda, Pamulang, Sabtu (13/6).
Momen kelulusan tersebut menjadi istimewa karena sejumlah siswa berhasil mencatatkan capaian hafalan Al-Qur'an yang membanggakan. Bahkan, salah seorang lulusan mampu menghafal hingga 15 juz selama menjalani pendidikan sejak kelas I hingga kelas VI.
Kepala SDIT Quran Mumtaz Robbani, Lilis Laela, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan akademik dan pembelajaran Al-Qur'an dapat berjalan beriringan dalam proses pendidikan anak.
“Alhamdulillah, pada wisuda pertama ini ada siswa yang hafal hingga 15 juz. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan orang tua karena menunjukkan bahwa pembelajaran Alquran dapat berjalan beriringan dengan pendidikan akademik,” ujarnya.

Prosesi wisuda turut diwarnai uji publik hafalan Al-Qur'an yang ditampilkan para siswa di hadapan orang tua dan tamu undangan. Penampilan tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan yang selama ini dilakukan sekolah dalam membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur'an.
Selain prosesi wisuda, yayasan juga menggelar peresmian sekolah dan penandatanganan prasasti yang disaksikan sejumlah tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta perwakilan dunia pendidikan. Acara turut dihadiri pendiri Yayasan Alkhair Qurani Robbani, pembina yayasan, perwakilan Kementerian Agama, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, serta sejumlah ulama.
Lilis menjelaskan, meski memiliki fokus kuat pada pendidikan Al-Qur'an, sekolah tetap menerapkan Kurikulum Merdeka sebagaimana sekolah dasar lainnya. Berbagai mata pelajaran umum tetap diberikan secara seimbang untuk mendukung perkembangan akademik peserta didik.
“Walaupun muatan Alqurannya cukup besar, kami tetap berada di bawah pembinaan Dinas Pendidikan dan mengikuti Kurikulum Merdeka. Visi kami adalah menjadikan pembelajaran Alquran sebagai basis utama pengembangan prestasi anak melalui proses pendidikan berjenjang untuk menciptakan generasi pemimpin masa depan yang mencintai dan mengamalkan Alquran,” katanya.

Menurutnya, pembentukan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam proses pendidikan. Sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an agar tidak hanya dihafal, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kami tekankan bukan sekadar akademik. Kami ingin membentuk karakter anak yang berlandaskan nilai-nilai Alquran sehingga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, mereka menjadi generasi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan bertakwa,” jelasnya.
Saat ini, SDIT Quran Mumtaz Robbani memiliki hampir 60 peserta didik. Sebagai sekolah yang berdiri pada 2019, keberhasilan meluluskan angkatan pertama dengan capaian hafalan Al-Qur'an hingga 15 juz menjadi catatan tersendiri bagi sekolah tersebut.
Rangkaian acara wisuda juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Saman, Tari Papua, serta tausiah yang disampaikan KH Effendi Anwar. Suasana haru dan bangga mewarnai jalannya kegiatan ketika para siswa menerima penghargaan atas capaian akademik maupun hafalan Al-Qur'an yang berhasil mereka raih selama menempuh pendidikan.
“Mudah-mudahan kehadiran kami dapat menambah semarak dunia pendidikan di Tangerang Selatan. Kami ingin turut berkontribusi mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Qurani dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu


