TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dihajar Swedia 1-5, Tunisia Langsung Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 16 Juni 2026 | 07:37 WIB
Skuad Tunisia di Piala Dunia 2026. Foto : Ist
Skuad Tunisia di Piala Dunia 2026. Foto : Ist

AS – Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil keputusan cepat usai hasil memalukan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Grup F membuat pelatih Sabri Lamouchi resmi diberhentikan hanya beberapa jam setelah pertandingan berakhir.


Melalui pernyataan resminya, federasi menyebut telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama dengan Lamouchi dan segera menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih sementara.


“Kesepakatan resmi telah dicapai untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Sabri Lamouchi. Kami juga sedang dalam proses menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih sementara tim nasional,” tulis pernyataan federasi.


Keputusan ini menjadi salah satu momen paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Pasalnya, sangat jarang sebuah tim mengganti pelatih saat turnamen terbesar sepak bola dunia masih berlangsung.


Namun, keputusan tersebut dinilai bukan tanpa alasan. Sebelum tampil di Piala Dunia, Tunisia sudah mendapat sorotan akibat performa yang menurun, termasuk saat kalah telak 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba terakhir.


Lamouchi sendiri baru mulai menangani Tunisia pada Januari 2026. Dalam lima pertandingan bersama tim, mantan pelatih Nottingham Forest itu hanya mampu mencatat satu kemenangan, yakni saat menundukkan Haiti 1-0.


Piala Dunia 2026 juga menjadi pengalaman kedua Lamouchi tampil sebagai pelatih di ajang tersebut setelah sebelumnya mendampingi Pantai Gading pada edisi 2014. Saat itu, timnya gagal melewati fase grup.


Menariknya, ini bukan pertama kali Tunisia melakukan pergantian pelatih di tengah Piala Dunia. Pada edisi 1998, Tunisia juga pernah memecat Henryk Kasperczak setelah hasil buruk pada awal turnamen.


Kini, Tunisia berharap pergantian di kursi pelatih bisa menjadi titik balik. Mereka masih memiliki peluang lolos dari Grup F, tetapi wajib bangkit saat menghadapi Jepang sebelum menjalani laga penentuan melawan Belanda.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit