TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Gubernur Andra Soni Dorong Kolaborasi Wujudkan Swasembada Pangan

Reporter & Editor : AY
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:09 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 1.500 hektare dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 seluas 500 hektare di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Foto : Humas Pemprov
Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 1.500 hektare dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 seluas 500 hektare di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Foto : Humas Pemprov

PANDEGLANG - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 1.500 hektare dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida PS-08 seluas 500 hektare di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/7/2026).


Menurut Andra Soni, sinergi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, perguruan tinggi, dan petani menjadi kunci meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


Ia menyebut sektor pertanian menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi tertinggi di Banten pada Triwulan I 2026, yakni 17,88 persen. Hingga pertengahan tahun, realisasi produksi padi telah mencapai 1,21 juta ton, sedangkan produksi jagung mencapai 42.996 ton.


Pemprov Banten, lanjut Andra Soni, akan terus mengakselerasi program strategis seperti perluasan tanam, optimalisasi lahan, pengembangan kawasan jagung, serta penguatan pendampingan petani dan kolaborasi lintas sektor. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kontribusi Banten terhadap swasembada pangan nasional.


Sementara itu, Ketua Umum DPN Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Aji mengatakan panen kali ini merupakan panen perdana di kawasan pengembangan seluas 1.500 hektare.

 

 Melalui kemitraan dengan kelompok tani, yayasan menyediakan benih, pupuk, pendampingan, serta menjamin pembelian hasil panen sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).


Ke depan, Yayasan Bhakti Bela Negara juga berencana membangun Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Pandeglang untuk mendukung hilirisasi pertanian dan meningkatkan nilai tambah hasil panen petani.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit