Program 3 Juta Rumah Ubah Hidup Warga: Tak Lagi BAB di Laut
JAKARTA – Program 3 Juta Rumah yang dijalankan pemerintah tak hanya menghadirkan hunian layak, tetapi juga membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengatakan program ini telah meningkatkan kualitas hidup warga melalui berbagai skema bantuan dan pembiayaan perumahan.
Salah satu penerima manfaat, Jumadiah, warga pesisir Kendari, Sulawesi Tenggara, akhirnya bisa menikmati rumah yang layak setelah menerima bantuan bedah rumah melalui program BSPS. Selama bertahun-tahun, ia hidup tanpa listrik dan fasilitas MCK, bahkan terpaksa buang air di laut. Kini rumahnya telah dilengkapi listrik dan sanitasi yang memadai.
Manfaat serupa dirasakan Idayani, ibu tunggal asal Lombok Barat, NTB. Melalui KPR Subsidi FLPP, ia berhasil memiliki rumah sendiri dengan cicilan terjangkau, sekaligus mengembangkan usaha laundry untuk menghidupi empat anaknya.
Sementara itu, pelaku usaha properti I Ketut Suwija memanfaatkan Kredit Program Perumahan (KPP) untuk merenovasi indekos miliknya agar lebih nyaman dan bernilai ekonomi lebih tinggi.
Menurut Qodari, kisah-kisah tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program 3 Juta Rumah memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi backlog perumahan dan memperbaiki jutaan rumah tidak layak huni di Indonesia.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 13 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



