Himbara Didorong Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Lewat Perluasan Akses Kredit
JAKARTA - Pemerintah menempatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kapasitas modal yang besar dan jaringan luas, bank-bank pelat merah ini diharapkan mampu memperluas pembiayaan hingga ke lapisan masyarakat terbawah.
Presiden Prabowo Subianto disebut telah memberikan arahan langsung agar Himbara tidak hanya berfokus pada kinerja keuntungan, tetapi juga berperan lebih aktif dalam mendorong inklusi keuangan dan mendukung program pembangunan nasional.
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kekuatan konsolidasi Himbara menjadi modal penting bagi perekonomian. Nilai kapitalisasi gabungan yang mencapai sekitar Rp1.100 triliun dinilai menunjukkan besarnya potensi sektor perbankan negara dalam menggerakkan aktivitas ekonomi.
Menurutnya, skala tersebut menjadikan Himbara memiliki posisi strategis untuk memperluas pembiayaan, terutama kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.
“Potensi besar ini harus diarahkan untuk memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya pada pertumbuhan sektor keuangan, tetapi juga pada pemerataan akses permodalan masyarakat,” ujar Rosan.
Ia menambahkan, ke depan sinergi antarbank BUMN diharapkan semakin kuat sehingga penyaluran kredit dapat lebih terarah dan sejalan dengan prioritas pembangunan pemerintah.
Sementara itu, sejumlah pengamat menilai penguatan koordinasi melalui Danantara dapat membantu mempercepat implementasi berbagai program strategis pemerintah. Namun demikian, mereka mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan kualitas risiko perbankan.
Pertumbuhan bisnis yang agresif, menurut para analis, harus tetap diiringi dengan tata kelola yang baik agar stabilitas sektor keuangan tetap terjaga.
Di sisi lain, pelaku industri perbankan BUMN menegaskan bahwa kondisi sektor keuangan nasional saat ini masih berada dalam posisi yang solid. Pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat tercatat tetap stabil, mencerminkan kepercayaan publik yang terjaga.
Data terbaru menunjukkan bahwa penyaluran kredit perbankan masih tumbuh positif, disertai kondisi likuiditas dan permodalan yang cukup kuat untuk menopang ekspansi ke depan.
Bank-bank BUMN juga menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada pembiayaan sektor produktif, memperkuat transformasi digital, serta menjaga prinsip kehati-hatian dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Dengan berbagai langkah tersebut, Himbara diharapkan tidak hanya menjadi pilar keuangan negara, tetapi juga motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 7 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu



