BPBD Komandoi Jumat Bersih di Jaletreng, 210 Peserta Sisir Jalan dan Sungai
SERPONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mengomandoi pelaksanaan Aksi Jumat Bersih di kawasan Perkantoran Jaletreng, Kecamatan Serpong, Jumat (3/7). Sebanyak 210 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga, hingga institusi pendidikan diterjunkan untuk membersihkan kawasan perkantoran dan aliran Sungai Jaletreng.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran BPBD Kota Tangsel, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD, Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta MAN Insan Cendekia.
Para peserta menyisir sampah yang berserakan di sepanjang jalan kawasan perkantoran melalui operasi semut. Sementara tim BPBD juga melakukan pembersihan sampah di aliran Sungai Jaletreng sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir.
Sekretaris BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Banten Bersih di Kawasan Wisata, Sungai, Jalan Protokol, Kawasan Permukiman, dan Perkantoran di wilayah Kota Tangerang Selatan.
"Pelaksanaan aksi Jumat Bersih ini merupakan implementasi Instruksi Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2026. Melalui instruksi tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah, organisasi masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya diminta melaksanakan program Selasa Bersih dan Jumat Bersih secara rutin," ujarnya.
Essa menjelaskan, berdasarkan hasil rapat persiapan, sebanyak 210 peserta dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing OPD diminta mengirimkan sedikitnya 30 personel untuk berpartisipasi.
Menurutnya, aksi bersih-bersih dilakukan di dua titik, yakni kawasan darat dan aliran sungai. Momentum musim kemarau dinilai tepat karena sampah yang mengendap di sungai lebih mudah terlihat dan diangkut.
"Harapannya, pengangkatan sampah ini menjadi salah satu aksi nyata dalam upaya pencegahan banjir. Saat musim kemarau, kondisi sungai lebih memungkinkan untuk dibersihkan secara maksimal," katanya.
Ia menegaskan, program Selasa Bersih dan Jumat Bersih akan terus dilaksanakan secara rutin sesuai instruksi Wali Kota Tangsel.
"Karena ini merupakan instruksi, tentunya kegiatan Selasa Bersih dan Jumat Bersih akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan," tegasnya.
Sementara itu, volume sampah yang berhasil dikumpulkan masih dalam proses pendataan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Hasil penghitungan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui besaran timbulan sampah dari kawasan perkantoran.
"Data volume sampah ini akan menjadi dasar analisis bagi Dinas Lingkungan Hidup dalam menyusun langkah pengendalian dan pengurangan sampah di Kota Tangerang Selatan, terutama yang berasal dari kawasan perkantoran sebagai salah satu sumber timbulan sampah," pungkasnya.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 3 hari yang lalu






